Berita Terkini

Menguras Air Mata, Ratusan Orang Tua Antusias Hadiri Pelepasan Siswa SMPN 1 Paseh yang Penuh Haru

Pelepasan Siswa SMP Negeri 1 Paseh bertajuk “The First & Never Die SMP Negeri 1 Paseh 2026 Generation – Dulu, Kini & Nanti”
Pelepasan Siswa SMP Negeri 1 Paseh bertajuk “The First & Never Die SMP Negeri 1 Paseh 2026 Generation – Dulu, Kini & Nanti” pada Rabu. (17/6/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com -– Terik matahari yang menyengat sama sekali tidak menyurutkan semangat ratusan orang tua murid. Mereka tetap padat memadati halaman sekolah untuk menghadiri acara pelepasan siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 SMP Negeri 1 Paseh, Kabupaten Sumedang, pada Rabu (17/6/2026).

Pada tahun ini, pihak sekolah mengusung tema yang cukup mendalam untuk melepas para alumni, yakni “The First & Never Die SMP Negeri 1 Paseh 2026 Generation – Dulu, Kini & Nanti”.

Sentuhan Adat Sunda dan Isak Haru Keluarga

Sejak pagi, rangkaian acara pelepasan siswa SMPN 1 Paseh ini berlangsung khidmat dan penuh haru. Pihak panitia membuka prosesi dengan upacara pelepasan atribut siswa yang kental dengan nuansa adat Sunda.

Selanjutnya, berbagai kreasi seni turut memeriahkan panggung acara. Mulai dari penampilan spesial para guru, pengumuman siswa berprestasi, hingga persembahan menyentuh hati dari siswa kelas IX untuk orang tua mereka. Sebagai puncaknya, para siswa maju satu per satu dalam prosesi kelulusan untuk menerima map kelulusan dari pihak sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMPN 1 Paseh, Enung Titin Agustikawati,

Berlangsung Sederhana Sesuai Arahan Pemerintah

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMPN 1 Paseh, Enung Titin Agustikawati, menegaskan bahwa momen ini menandai keberhasilan siswa dalam menyelesaikan pendidikan tiga tahun mereka.

“Hari ini kami mengadakan kegiatan pelepasan siswa kelas IX. Alhamdulillah, sebanyak 299 siswa akan dilepas karena telah dinyatakan lulus dari sekolah ini,” ujar Enung dengan nada bangga.

Meskipun demikian, Enung menjelaskan bahwa pihak sekolah mengemas acara kelulusan SMPN 1 Paseh Sumedang ini secara sederhana. Langkah tersebut sengaja mereka ambil untuk mengikuti arahan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar tidak membebani finansial orang tua.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara sederhana sesuai anjuran dari Bapak Gubernur, tidak memberatkan orang tua, seadanya. Namun demikian, insya Allah mudah-mudahan kegiatan ini tetap bermakna dan memberikan kesan mendalam bagi putra-putri kami maupun para orang tua,” tambahnya.

Langkah Baru Menuju Masa Depan

Walaupun dikemas tanpa kemewahan, suasana haru dan rasa bangga tetap menyelimuti seluruh area sekolah. Para siswa, orang tua, serta jajaran dewan guru tampak menikmati setiap jengkal prosesi acara.

Pada akhirnya, air mata yang menetes hari ini menjadi penanda berakhirnya masa remaja mereka di bangku SMP. Oleh karena itu, momen ini sekaligus menjadi gerbang awal dan pemacu semangat bagi 299 alumni untuk melangkah mantap menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.***

Exit mobile version