Berita Terkini

Tanpa Bantuan Pemerintah, Ponpes Miftahus Sa’adah Sumedang Sukses Bangun Madrasah Baru dari Dana Pribadi

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Meresmikan Hari Ini

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meresmikan gedung baru Ponpes Miftahus Sa'adah
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meresmikan gedung baru Ponpes Miftahus Sa'adah di Desa Cimara, Kecamatan Cisarua, pada Senin (22/6/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com -– Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, meresmikan gedung madrasah baru di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahus Sa’adah, Desa Cimara, Kecamatan Cisarua, pada Senin (22/6/2026). Momentum bersejarah ini bertepatan dengan gelaran tradisi tahunan Haflah Akhirussanah di pesantren tersebut.

Langkah Ponpes Miftahus Sa’adah terbilang luar biasa. Di tengah ketergantungan banyak lembaga pada anggaran negara, pengelola pesantren justru menuntaskan pembangunan fasilitas pendidikan ini secara mandiri menggunakan dana pribadi.

Bupati Sumedang Puji Kemandirian Ponpes Miftahus Sa’adah

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, melayangkan apresiasi tinggi atas dedikasi nyata Ponpes Miftahus Sa’adah. Menurutnya, pesantren ini secara konsisten membantu pemerintah dalam mendidik warga dan menyebarkan syiar agama.

“Selamat kepada Pondok Pesantren Miftahus Sa’adah. Anda semua telah menjadi bagian dari solusi dalam pembinaan dan pendidikan keagamaan di Cimara. Kehadiran pesantren dan SMP di sini memegang peran krusial untuk membina umat serta memperbaiki akhlak warga,” ujar Dony.

Dony menegaskan bahwa lembaga pendidikan keagamaan memiliki posisi strategis. Pesantren tidak hanya mencetak generasi berilmu pengetahuan kuat, tetapi juga membentuk karakter dan moralitas bangsa.

Murni Dana Pribadi, Pengelola Berharap Dukungan Fasilitas

Pimpinan Ponpes Miftahus Sa’adah, Dede Ahmad Maki, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran orang nomor satu di Sumedang tersebut.

Alhamdulillah, kami bisa melaksanakan Haflah Akhirussanah sekaligus meresmikan madrasah baru bersama Bapak Bupati Sumedang. Kami sangat bersyukur atas perhatian dan dukungan beliau,” kata Dede.

Dede secara terbuka menjelaskan bahwa proyek ini tidak menyentuh APBD atau bantuan pemerintah sepeser pun. Namun, ia tidak menampik bahwa pihak pesantren masih membutuhkan uluran tangan untuk pengembangan ke depan.

“Sementara ini, kami murni menggunakan dana pribadi. Sama sekali bukan dari pemerintah. Tapi Alhamdulillah, respons Pak Bupati sangat positif. Kami berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih lanjut untuk pengembangan sarana di masa depan,” tambahnya.

Saat ini, Ponpes Miftahus Sa’adah masih menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas. Lonjakan jumlah santri membuat pihak pesantren mendesak kebutuhan ruang kelas baru yang lebih memadai.

“Kami masih kekurangan ruang madrasah dan ruang kelas. Semoga ke depan ada dukungan nyata agar fasilitas belajar para santri semakin layak,” cetus Dede.

Pimpinan Ponpes Miftahus Sa’adah, Dede Ahmad Maki

Sinergi Mencetak Generasi Religius

Melalui peresmian ini, Dede berharap Ponpes Miftahus Sa’adah terus melebarkan sayap manfaatnya bagi masyarakat luas. Ia berkomitmen penuh untuk menjaga kemitraan dengan pemerintah daerah demi mencetak generasi muda yang agamis dan berintegritas.

“Harapan kami, pesantren ini terus berkembang, memberi manfaat bagi umat, dan tetap bersinergi dengan pemerintah untuk membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Acara peresmian dan Haflah Akhirussanah ini berlangsung meriah. Ratusan santri, wali santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga jajaran pejabat pemerintah daerah turut memadati lokasi untuk mendukung kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Sumedang.***

Exit mobile version