Berita Terkini

Meriah! Olimpiade ASMA Sumedang 2026 Pacu Kemampuan Numerasi Ratusan Anak

Anak-anak saat memegang sempoa di Gedung Creative Centre Sumedang dalam Olimpiade ASMA
Anak-anak saat memegang sempoa di Gedung Creative Centre Sumedang dalam Olimpiade ASMA

SUMEDANG, Wplus62.com – Lembaga pendidikan mental aritmetika ASMA (Adil Sempoa Mandiri) Cabang Sumedang sukses mengguncang Gedung Creative Centre Sumedang pada Minggu (28/6/2026). Lewat gelaran akbar Olimpiade Daerah Sempoa dan Kelulusan ASMA Tahun 2026, lembaga ini berhasil menyatukan ratusan anak dalam kompetisi yang kompetitif dan penuh ceria.

Tahun ini, penyelenggara mengusung tema yang kuat, yakni “Gebyar Anak Sholeh, Cerdas dan Kreatif: Generasi Cerdas Numerasi Berakhlak Islami”. Berkat tema tersebut, acara ini tidak sekadar menjadi panggung kompetisi biasa, melainkan juga ruang pembuktian karakter anak bangsa.

Menjadi Wadah Evaluasi dan Uji Mental Juara

Pihak manajemen ASMA merancang kegiatan tahunan ini sebagai ajang evaluasi hasil belajar siswa secara konkret. Selain itu, kompetisi ini bertujuan memicu kemampuan berhitung cepat, mempertajam konsentrasi, serta membangun mental kompetisi yang sehat sejak dini. Tidak hanya menggelar olimpiade, panitia juga menyelenggarakan prosesi miwisuda (kelulusan) bagi para siswa yang telah menuntaskan level tertinggi.

Sebagai informasi, ASMA merupakan lembaga kursus mental aritmetika atau sempoa berskala nasional. Program pembelajaran ASMA secara khusus membantu anak mengembangkan kemampuan kognitif, mengasah daya pikir, meningkatkan konsentrasi, serta membentuk kemandirian belajar.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Ati Rohaeti, menegaskan bahwa Olimpiade Daerah ini merupakan agenda rutin tahunan yang wajib bergulir.

“Kami melaksanakan Olimpiade Daerah tingkat Kabupaten Sumedang ini sebagai evaluasi nyata atas kemampuan siswa selama satu tahun belajar. Melalui ajang ini, kami mengasah kemampuan mereka sekaligus memberi ruang kompetisi yang sehat,” ujar Ati dengan penuh semangat.

Selanjutnya, Ati menjelaskan bahwa rangkaian acara bermula dengan prosesi kelulusan bagi siswa yang telah menyelesaikan pembelajaran hingga Level 7 dan lolos ujian utama. Setelah prosesi sakral tersebut, barulah para peserta bertarung dalam lomba mental aritmetika yang menegangkan namun seru.

Ketua Pelaksana Olimpiade ASMA Sumedang, Ati Rohaeti

Diikuti 12 Unit Terbaik se-Kabupaten Sumedang

Sementara itu, Direktur ASMA Cabang Sumedang, Ike Medyawati Setiarini, membeberkan data kepesertaan yang fantastis. Pihaknya mencatat sebanyak 120 peserta dari 12 unit ASMA di seluruh Kabupaten Sumedang turut memadati arena lomba.

“Hari ini kami meluluskan 23 siswa terbaik yang telah menyelesaikan pendidikan hingga Level 7. Bersamaan dengan itu, 120 siswa juga langsung bertanding dalam ajang olimpiade,” ungkap Ike.

Lebih lanjut, Ike merinci 12 unit aktif yang mengirimkan delegasi terbaiknya, antara lain:

  • Tanjungsari (Firazh) & As Shofwa
  • SD IT Khaira Ummah & Cibeureum
  • Cimalaka & Conggeang
  • Gasfaro & Pascal
  • Sawala & Ganeas
  • Ganesha Pratama & Tanjungkerta

26 Tahun Konsisten Cetak Generasi Unggul

Keberadaan ASMA di Sumedang rupanya bukan seumur jagung. Ike menambahkan bahwa ASMA Cabang Sumedang telah berkiprah sejak tahun 2000. Kini, memasuki usia yang ke-26 tahun, lembaga ini sukses menaungi sekitar 300 siswa aktif.

Oleh karena itu, rekam jejak panjang ini membuktikan konsistensi ASMA dalam mencetak alumni-alumni yang sukses, bahkan beberapa di antaranya kembali untuk mengabdi sebagai guru ASMA.

Melalui momentum Olimpiade Daerah 2026 ini, ASMA Sumedang optimis dapat terus melahirkan generasi emas yang tangguh dalam numerasi, berkarakter Islami, serta siap menjawab tantangan masa depan.***

Exit mobile version