Berita Terkini

Kalahkan Grameen Bank dan BRAC, PNM Raih Penghargaan Global Microfinance & Female Empowerment Award

JAKARTA, W+62.COM– PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menorehkan prestasi di kancah nasional dengan meraih penghargaan Global Microfinance & Female Empowerment Award pada ajang CNBC Indonesia Awards 2025.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kiprah nyata PNM hingga September 2025 ini bisa melayani total 22.7 juta perempuan prasejahtera agar dapat naik kelas dengan menjadi pengusaha ultra mikro melalui program PNM Mekaar.

Dengan posisi tersebut menempatkan PNM jauh unggul di atas lembaga mikrofinansial dunia lainnya–dalam hal jumlah pelayanan nasabah–yakni, dibandingkan Grameen Bank (10,6 juta nasabah) dan BRAC (8 juta nasabah) berdasarkan data dari Convergences (2023) dan BlueOrchard (2025).

Sekretaris Perusahaan PT PNM, Lalu Dodot Patria Ary mengungkapkan apresiasi dan mengatakan, penghargaan ini bukan hanya untuk insan PNM, tetapi bukti nyata usaha keras 22.7 juta perempuan tangguh yang menjadi bagian dari PNM Mekaar.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada CNBC Indonesia atas penghargaan bergengsi ini. Capaian ini bukan hanya bentuk pengakuan terhadap kinerja PNM, tetapi juga penghargaan bagi 22.7 juta perempuan tangguh yang menjadi bagian dari ekosistem PNM Mekaar,” kata Dodot, Jumat, (17/10/2025).

“Kami percaya, ketika perempuan berdaya, maka keluarga, komunitas, dan bangsa pun ikut tumbuh,” tambah Dodot.

Penghargaan ini, lanjut Dodot, menjadi motivasi bagi seluruh Insan PNM untuk terus memperluas jangkauan pemberdayaan, menghadirkan solusi yang berkelanjutan, dan memastikan setiap langkah kecil nasabah menjadi bagian dari pertumbuhan besar Indonesia.

“PNM optimis bahwa ke depan, perempuan akan semakin berperan penting dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui sektor ultra mikro. Dengan semangat ‘tumbuh, peduli dan menginspirasi’ PNM akan terus menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan agar semakin banyak perempuan Indonesia dapat mandiri secara ekonomi, menyejahterakan keluarganya, serta menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kerakyatan yang tangguh dan inklusif menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Perempuan Indonesia Jadi Penggerak Ekonomi 

Dodot menambahkan, capaian ini merupakan kerja keras PNM dengan semua pihak dengan misinya menciptakan kesejahteraan.

Kata dia, melalui kombinasi permodalan, pendampingan usaha, dan pelatihan berkelanjutan, PNM terus mencoba menghadirkan peluang ekonomi yang merata dari pelosok desa hingga kota besar.

“Menjadikan perempuan Indonesia sebagai penggerak ekonomi keluarga dan roda pembangunan bangsa. Selain itu, PNM hadir sebagai mitra nyata yang membantu mereka mendapatkan permodalan dan keterampilan usaha,” ujarnya.

Melalui program Mekaar, lanjut Dodot, para nasabah yang sebelumnya tak tersentuh akses permodalan, didorong untuk memiliki kemandirian usaha dan kemampuan manajerial sederhana agar bisnisnya berkelanjutan.

Dari hasil pendampingan ini, mereka berhasil mengubah kondisi keluarganya menjadi lebih sejahtera sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di lingkungannya.

Model pemberdayaan PNM terbukti efektif dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis komunitas yang kuat dan berkeadilan.***