SUMEDANG, W +62.COM– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumedang memperingati Hari Ulang Tahun PMI ke-80 dengan menggelar upacara apel pagi di halaman kantor PMI Kabupaten Sumedang, pada Rabu (17/9/2025).
Acara yang berlangsung sederhana namun khidmat itu dihadiri jajaran pengurus, relawan, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah.
Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Sumedang, dr. Wan Suwandi, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang PMI dalam melayani masyarakat.
“Alhamdulillah, pada hari ini, 17 September 2025, tepat 80 tahun PMI. Kami sebagai keluarga besar PMI Kabupaten Sumedang sangat bersyukur dapat melaksanakan kegiatan ini sesuai kemampuan kami,” ujarnya.
Selain upacara, PMI Sumedang juga melaksanakan bakti sosial berupa khitanan massal bagi sekitar 10 anak. Program tersebut telah direncanakan sejak awal tahun sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya warga Kabupaten Sumedang.
dr. Wan Suwandi turut mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung aktivitas kemanusiaan PMI.
“Kami banyak menerima bantuan untuk melaksanakan kegiatan sosial, terutama dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, baik alam maupun sosial. Alhamdulillah, semua bisa berjalan lancar berkat dukungan banyak pihak, termasuk Baznas yang setiap tahun membantu kegiatan PMI,” ungkapnya.
Ia berharap dukungan masyarakat terus mengalir agar PMI Sumedang mampu menjalankan tugas dengan baik demi kemaslahatan bersama.
Himbau Warga Berdonor Darah
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Sumedang, drg. Agus Seksarsyah Rasjidi, menyoroti peningkatan kebutuhan darah di Kabupaten Sumedang seiring bertambahnya fasilitas kesehatan baru. Hal ini disampaikannya usai upacara peringatan HUT PMI ke-80.
“Biasanya kebutuhan darah di Sumedang sekitar 1.200 labu per bulan, dan Alhamdulillah hampir terpenuhi 100 persen. Namun dengan adanya tambahan tiga rumah sakit baru — RS Cimalaka Cibeureum, RS Unpas, dan RS Plumbon yang baru saja dilakukan peletakan batu pertamanya oleh Bupati Sumedang — target harus naik menjadi sekitar 2.400 labu per bulan,” jelas Agus.
Ia mengimbau masyarakat, terutama yang belum pernah melakukan donor darah, agar turut berpartisipasi.
“Dengan menyumbangkan darah, kita bisa menyelamatkan nyawa sesama manusia. Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya donor darah, apalagi kebutuhan saat ini makin besar,” ujarnya.
PMI Sumedang juga terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas, instansi, dan perguruan tinggi, untuk memastikan ketersediaan darah aman bagi pasien yang membutuhkan.***
