SUMEDANG, W+62.com- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, membuat beberapa atap bangunan rumah dan sekolah di Desa/Kecamatan Pamulihan ambruk, pada Senin siang (21/4/2025).
Hujan deras yang terjadi sekira pukul 13.30 WIB dengan intensitas tinggi dan disertai angin kencang menghancurkan sedikitnya dua atap rumah warga dan atap bangunan sekolah MI Al-Baat di Desa Pamulihan.
“Baru saja saya menerima laporan dari warga yang mengaku atap rumahnya ambruk karena kencangnya angin dan hujan deras,” ungkap Ujang Sulaeman, Kepala Desa Pamulihan Senin (21/4/2025).
Selain itu, sambung Ujang, atap bangunan MI Al-Baat di Dusun Cimanuk I RT.01 RW.07, dengan rangka terbuat dari baja ringan juga mengalami yang sama. Menurutnya, pada saat ini kegiatan belajar mengajar (KBM) di MI Al-Baat tersebut sedang berlangsung.
“InshaAllah setelah hujan reda, saya sudah berjanji kepada warga akan melihat langsung ke lokasi peristiwa itu,”kata Ujang.
Ia berharap hujan deras dan angin kencang yang terjadi saat ini, tidak banyak rumah yang mengalami kerusakan di wilayah desanya.
Dua rumah yang mengalami ambruk pada bagian atapnya itu berada di Dusun Boma RT.03 RW.04 Desa/Kecamatan Pamulihan Sumedang. Peristiwa nahas yang secara datang tiba-tiba saat hujan deras disertai angin kencang memporak-porandakan bagian atap.
“Satu bangunan permanen dua lantai dan satu lagi semi permanen dengan rangka atap kayu,” ujar Kades Pamulihan.
Menurut korban, saat hujan dirasa mulai deras, kekhawatiran itu ada. Dan benar saja setelah beberapa menit berselang, satu persatu genteng berterbangan dan membuat anggota keluarga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Sementara itu, berdasarkan laporan dari Aparat Desa Pamulihan, kondisi atas sekolah MI Al-Baat Cimasuk I mengalami kerusakan di 2 ruang kelas dan Toilet sekolah.
“Meskipun atap sekolah dan dua rumah itu ambruk, dalam peristiwa itu tidak terdapat korban jiwa,”terang Kades Pamulihan.***
