SUMEDANG, W+62.com– Bencana Pergeseran Tanah terjadi di Dusun Pasirloa Hilir Desa Kadakajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang, meskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa pada Senin malam (5/5/2025) sekira pukul 23.00 WIB itu membuat warga tetap siaga.
Pada Selasa pagi (6/5/2025), Kepala Desa Kadakajaya bersama warga langsung bergerak membersihkan material tanah yang membuat sawah milik warga seluas 50 tumbak atau sekira 700 meter persegi yang berada di terasering itu menutupi jalan desa.
“Selain menutup akses jalan desa, setidaknya dari peristiwa pergerakan tanah ini, ada empat rumah yang terancam,” ungkap Kades Kadakajaya, Supendi.
Ia menuturkan peristiwa itu terjadi sekira pukul 23.00 WIB berdasarkan laporan dari 3 orang warga yang berada di lokasi kejadian. Meskipun tak ada korban jiwa, pergeseran tanah itu cukup membuat panik warga di Pasirloa Hilir RT.02/09 Desa Kadakajaya.
Forkopimcam Tanjungsari Gercep Tangani Pergeseran Tanah
Usai mendapatkan laporan dari Pemdes Kadakajaya, Forkopimcam Tanjungsari dipimpin oleh Camat Tanjungsari, Deni Nurdani Supandi bersama jajaran melakukan penanganan dan asesmen.
“Meskipun tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kami tadi sampaikan kepada warga khususnya yang terdekat dengan lokasi agar tetap waspada menghadapi cuaca ekstrim,” ungkap Camat Tanjungsari.
Deni yang didampingi Kapolsek Tanjungsari, Kompol Nanang Supiryanto berpesan kepada Kepala Desa Kadakajaya agar tetap mewaspadai sejumlah titik yang menjadi langganan bencana tanah longsor.
“Harus tetap waspada, mengingat daerah Kadakajaya memiliki kontur tanah yang berbukit dan labil. Warga diminta untuk tetap dalam kesiapsiagaan bencana,” jelas Deni.***
