SUMEDANG, W+62.COM– Sebanyak 1.811 anggota Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) se-Kabupaten Sumedang memeriahkan puncak peringatan HUT ke-20 yang digelar di Lapangan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Sabtu (11/10/2025).
Kegiatan bertema “Dua Dekade HIMPAUDI Membersamai PTK PAUD Wujudkan Kesetaraan dan Kesejahteraan” ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, bersama jajaran pejabat daerah lainnya. Turut hadir Asisten Daerah Bidang Pemerintahan, Kesra (Asda Pemkesra), Ketua HIMPAUDI Provinsi Jawa Barat serta Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.
Acara berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, mulai dari devile HIMPAUDI dari 26 kecamatan, pemotongan tumpeng, beragam perlombaan, hingga pembagian door prize, piala, dan piagam penghargaan.
Ketua HIMPAUDI Kabupaten Sumedang, Euis Nurfaridah, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan dua dekade HIMPAUDI yang terus konsisten mendampingi para pendidik PAUD nonformal di Sumedang.
“Alhamdulillah, hari ini HIMPAUDI sudah dua dekade membersamai guru-guru PAUD nonformal dalam berkumpul, berorganisasi, dan berjuang memperjuangkan kesetaraan serta kesejahteraan,” ujarnya.
Perjuangan HIMPAUDI
Euis menjelaskan, di Kabupaten Sumedang terdapat sekitar 650 lembaga PAUD nonformal dengan lebih dari 2.000 guru, di mana sekitar 1.811 guru hadir dalam kegiatan puncak tersebut.
Beragam lomba turut digelar untuk memeriahkan acara, di antaranya gebyar senam Anak Indonesia Hebat, devile dan yel-yel antar kecamatan, senam tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, serta olimpiade permainan tradisional seperti Egrang dan Bakiak.
Lebih lanjut, Euis berharap perjuangan HIMPAUDI untuk mewujudkan kesetaraan dan kesejahteraan guru PAUD terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
“Kami masih terus berjuang agar kesetaraan bagi guru PAUD nonformal bisa terwujud. Karena kami menggunakan kurikulum dan aturan yang sama dengan PAUD formal, namun dari sisi kesejahteraan masih tertinggal jauh,” ujarnya.
Saat ini, lanjut Euis, baru sekitar 200 guru PAUD di Sumedang yang telah mendapatkan insentif dari APBD. Ia berharap pada tahun mendatang, semua guru PAUD yang memenuhi syarat dapat turut menerima dukungan tersebut.***
