Berita Terkini

Bupati Sumedang Gebrak Stadion Ahmad Yani, Resmi Buka OSN hingga FTBI 2026: Cetak Generasi Unggul!

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka OSN dan O2SN 2026 di Stadion Ahmad Yani
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka OSN dan O2SN 2026 di Stadion Ahmad Yani pada Sabtu (2/5/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com – Stadion Ahmad Yani membara dengan semangat ribuan talenta muda. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, secara resmi membuka rangkaian ajang bergengsi tingkat kabupaten, mulai dari Olimpiade Sains Nasional (OSN), O2SN, FLS3N, hingga Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026 pada Sabtu (2/5/2026).

Perhelatan akbar ini tidak hanya sekadar kompetisi rutin, melainkan menjadi panggung pembuktian bagi ratusan siswa terbaik se-Kabupaten Sumedang. Turut hadir mendampingi Bupati, jajaran Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, serta para kepala sekolah yang antusias mengawal delegasi mereka.

Asah Kreativitas dan Inovasi Siswa

Dalam pidato pembukaannya, Bupati Dony Ahmad Munir melecut semangat para peserta. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh menyediakan ruang bagi siswa untuk memamerkan kreativitas dan inovasi yang selama ini mereka asah di ruang kelas.

“Saya meyakini kegiatan ini akan memberikan makna, manfaat, dan dampak yang luar biasa bagi para siswa-siswi di Kabupaten Sumedang,” tegas Dony di hadapan ribuan peserta.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa ajang talenta ini merupakan instrumen vital dalam membentuk karakter. Melalui OSN dan kawan-kawan, siswa belajar menghadapi tantangan secara riil. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa setiap tetes keringat dalam kompetisi ini adalah investasi bagi masa depan.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat membuka acara O2SN dan FTBI 2026 di Stadion Ahmad Yani Sumedang pada Sabtu (2/5/2026)

Membangun SDM Unggul Melalui Sportivitas

Selain fokus pada prestasi, Bupati Dony menggarisbawahi pentingnya nilai sportivitas. Menurutnya, kompetisi adalah guru terbaik untuk mengenali potensi diri sekaligus menghargai kemampuan lawan.

“Melalui kegiatan ini, akan tumbuh jiwa sportif dan karakter yang kuat. Anak-anak akan terinspirasi untuk terus berlatih, berkarya, dan berprestasi,” tambahnya.

Tak hanya itu, Bupati menyebutkan bahwa kegiatan ini memiliki “efek domino” yang luas. Berikut adalah poin-poin utama dampak penyelenggaraan OSN hingga FTBI menurut Bupati Sumedang:

  • Resonansi Inspirasi: Memicu siswa lain yang belum berpartisipasi untuk ikut berkembang.
  • Pelestarian Budaya: Melalui FTBI, generasi muda tetap mencintai dan melestarikan bahasa ibu di tengah gempuran modernisasi.
  • Kualitas SDM: Membentuk pelajar yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional.

Pesan untuk Peserta: “Tanpa Kompetisi, Tak Ada Kemajuan”

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati memberikan pesan mendalam bagi seluruh atlet dan peserta lomba. Ia mengingatkan bahwa pengalaman bertanding jauh lebih berharga daripada sekadar trofi.

“Tidak akan ada kemajuan tanpa kompetisi. Dari sini kalian akan tahu kelebihan dan kekurangan diri, serta belajar dari sesama peserta,” ujarnya dengan nada penuh motivasi.

Sebagai penutup, Bupati Dony Ahmad Munir memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru pendamping dan orang tua. Ia berharap momentum di Stadion Ahmad Yani ini menjadi batu loncatan bagi pelajar Sumedang untuk mengharumkan nama daerah di kancah nasional.***