Berita Terkini
Tak Berkategori  

Bimbingan Manasik Haji Massal Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2025 Dibuka Bupati

SUMEDANG, W+62.com- Bimbingan Manasik Haji Massal Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 1446 H/2025 M yang bertempat di Gedung Islamic Centre Sumedang, dibuka secara resmi oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir pada (23/4/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Semoga Menjadi Haji yang Mabrur/Mabruroh” itu dihadiri oleh para calon jemaah haji, petugas serta jajaran terkait pelaksanaan ibadah haji.

Bupati Sumedang menyampaikan harapannya dan doa terbaik untuk para calon jemaah haji asal Sumedang.

“Saya hanya mendoakan semuanya sehat, selamat, lancar, dan diberikan kekuatan. Persiapkan dari sekarang sebaik-baiknya, baik lahir maupun batin. Kuatkan niat, pusatkan hati dan jagalah ibadah hajinya sebaik-baiknya,” ungkap Dony Ahmad Munir.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat membuka Manasik Haji Massal tingkat kabupaten tahun 2025 di Islamic center

Ia juga menitipkan pesan khusus agar seluruh jemaah menjaga kekompakan dan nama baik Kabupaten Sumedang selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Harus saling peduli, saling membantu antarsesama jemaah. Dan jangan lupa, doakan Sumedang agar masyarakatnya sehat, sholeh, selamat, dan sejahtera serta dijauhkan dari segala bencana,” tambahnya.

Dua Kloter untuk Sumedang

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, H. Hamzah Rukmana, melaporkan bahwa sebanyak 872 calon jemaah haji tahun ini terbagi dalam dua kloter, yakni Kloter 3 dan Kloter 17.

“Sejauh ini seluruh calon jemaah dalam kondisi sehat. Hari ini dilaksanakan Bimbingan Manasik Haji ke-2 sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Hamzah Rukmana

Hamzah juga menyampaikan bahwa pemberangkatan jemaah Sumedang dijadwalkan pada 3 Mei 2025 untuk Kloter 3 dan 21 Mei 2025 untuk Kloter 17, sesuai dengan rencana yang diterbitkan oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Menariknya, sekitar 70% jemaah tahun ini merupakan lanjut usia (lansia), sehingga peran petugas menjadi sangat penting.

“Kami menitipkan kepada petugas kloter yang terdiri dari TPHI, TPIH, TKHI dan TPHD. Mereka sudah mendapatkan pembekalan dan InshaAllah siap mengawal serta menyelesaikan setiap persoalan selama proses ibadah,” ujarnya.

Dengan dibukanya kegiatan manasik ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji asal Sumedang dapat menjalankan ibadah dengan lancar, khusyuk, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh.***