SUMEDANG, Wplus62.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang menunjukkan kepedulian nyata menjelang momentum 10 Muharram 1448 Hijriah. Lembaga pengelola zakat ini menggelar acara “Santunan Lebaran Yatim” di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), pada Kamis (25/6/2026). Dalam aksi sosial tersebut, BAZNAS menyalurkan paket bantuan perlengkapan sekolah kepada 250 anak yatim dari wilayah perkotaan Sumedang.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas, menegaskan bahwa lembaganya sengaja memilih momentum Tahun Baru Islam ini untuk menggalang kepedulian sosial.
“Hari ini kita mengisi momentum masuknya tahun baru Islam dengan acara Lebaran Yatim. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial dan penyerahan bantuan, melainkan ingin menghadirkan makna yang lebih mendalam,” ujar Ayi di sela-sela acara.
Memicu Semangat Belajar di Tahun Ajaran Baru
Selain memberikan bantuan fisik, BAZNAS Sumedang juga menyelipkan misi motivasi bagi para penerima manfaat. Ayi menambahkan, paket perlengkapan sekolah ini hadir tepat waktu karena berdekatan dengan pergantian tahun ajaran baru.
Oleh karena itu, BAZNAS telah menyiapkan paket pendidikan yang lengkap. Paket tersebut meliputi tas sekolah, sepatu, seragam, buku pelajaran, hingga alat tulis.
“Bantuan ini bukan hanya berupa perlengkapan, tapi juga motivasi agar mereka tetap bersemangat menatap masa depan dan menyadari masih banyak orang yang peduli,” tegas Ayi.
Selanjutnya, Ayi menjelaskan bahwa 250 anak yatim tersebut terjaring melalui pendataan ketat dari pihak kelurahan, dengan kuota dua anak per RW. Kendati saat ini bantuan masih berfokus di wilayah kota, ia berharap ke depannya BAZNAS dapat memperluas jangkauan ke seluruh pelosok Kabupaten Sumedang.
Di samping itu, aksi nyata ini sekaligus menjadi bukti komitmen BAZNAS Sumedang dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah dan transparan. Ayi menilai penyaluran ini merupakan bentuk pertanggungjawaban publik kepada para muzaki, mulai dari kalangan ASN hingga masyarakat umum.

Pemkab Sumedang Dorong Sinergi Inklusif
Langkah responsif BAZNAS ini mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Kabupaten Sumedang. Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, yang hadir dalam acara tersebut mengingatkan bahwa bulan Muharram membawa pesan kuat tentang tanggung jawab sosial.
“Anak yatim adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar Kabupaten Sumedang. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan, serta kesempatan berkembang secara optimal,” tutur Fajar.
Lebih lanjut, Fajar menegaskan bahwa Pemkab Sumedang berkomitmen penuh untuk membangun daerah yang inklusif. Pemerintah daerah memastikan tidak akan ada kelompok masyarakat yang tertinggal, termasuk anak yatim dan kelompok rentan lainnya.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, hingga masyarakat—untuk memperkuat sinergi demi keberlanjutan program sosial yang berdampak luas.
Sebelum menutup sambutannya, Wakil Bupati Fajar menyempatkan diri untuk membakar semangat para anak yatim yang hadir agar tidak menyerah pada keadaan.
“Jadilah bintang yang bersinar. Gantungkan cita-cita setinggi langit, teruslah belajar, dan jaga nilai-nilai kebaikan serta kesantunan dalam diri kalian,” pungkas Fajar memotivasi para siswa.***













