Berita Terkini
Tak Berkategori  

AHY Terpesona Alam Jatigede: Berharap Masyarakat Sumedang Bisa Memanfaatkan Potensinya

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau lokasi Bendungan Jatigede Sumedang pada Jumat (19/9/2025)

SUMEDANG, W+62.COM– Seusai meresmikan Jalan Lingkar Utara Jatigede, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melanjutkan agenda dengan meninjau Bendungan Jatigede, Jumat (19/9/2025).

AHY mengapresiasi keberadaan Bendungan Jatigede yang dinilainya memiliki peran strategis secara nasional. “Bendungan Jatigede termasuk objek vital nasional, dan merupakan bendungan terbesar kedua di Indonesia setelah Jatiluhur,” ujar AHY dalam sambutannya.

AHY menjelaskan, bendungan yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 4.800 hektare ini memiliki beragam fungsi penting. Salah satunya sebagai penyedia air baku yang diharapkan mampu menghadirkan ketahanan air di wilayah sekitarnya.

Selain itu, Bendungan Jatigede juga berfungsi untuk mengairi lahan pertanian di Sumedang serta wilayah Indramayu, Majalengka, dan Cirebon, sehingga mendukung ketahanan pangan nasional.

“Bendungan ini membantu petani mendapatkan pasokan air yang cukup, sekaligus mendorong swasembada pangan,” tambahnya.

Bendungan Multifungsi 

Fungsi lainnya, lanjut AHY, adalah pengendalian banjir. “Selama ini, banjir kerap terjadi akibat luapan dari hulu Garut yang mengalir hingga Indramayu. Dengan adanya bendungan ini, aliran air lebih terkendali,” ungkapnya.

AHY saat mendengarkan pemaparan dari Kementerian PUPR tentang Bendungan Jatigede dan Jalan Lingkar Utara yang diresmikan pada Jumat (19/9/2025)

Selain itu, Bendungan Jatigede juga telah menjadi sumber energi dengan dua turbin PLTA berkapasitas masing-masing 55 megawatt. AHY menyebut ada peluang untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di permukaan air bendungan, sehingga suplai listrik dari energi terbarukan dapat ditingkatkan secara signifikan.

AHY juga menyoroti potensi Bendungan Jatigede sebagai destinasi pariwisata yang menarik. Ia menilai kawasan ini dapat menjadi magnet wisata baru di Jawa Barat, asalkan akses, fasilitas pendukung, dan ekonomi kreatif masyarakat terus ditingkatkan.

“Selain memperkuat infrastruktur, kita perlu membangun amenitas, mendukung UMKM, serta mengembangkan olahraga dan atraksi wisata agar kawasan ini makin atraktif,” ujarnya.

Jalan Lingkar Utara Jadi Kunci Akses

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang mendampingi AHY dalam peninjauan tersebut mengatakan, pembangunan Jalan Lingkar Utara Jatigede akan semakin membuka akses menuju kawasan bendungan.

“Tidak berlebihan jika kita menyebut jalan ini sebagai kunci pembuka berkembangnya pesona Jatigede sebagai magnet wisata baru, bukan hanya di Jawa Barat, tetapi juga di tingkat nasional,” tutur Dony.

Ia berharap momentum peresmian jalan tersebut dapat memperkuat citra Jatigede sebagai destinasi wisata terpadu, lengkap dengan atraksi budaya, kuliner, dan panorama alam yang memukau.

“Mari kita jadikan peresmian Jalan Lingkar Utara Jatigede ini sebagai tonggak sejarah baru bagi Sumedang. Semoga membawa keberkahan, memperkuat daya saing daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengangkat nama Sumedang di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.***