SUMEDANG, Wplus62.com-– Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir meresmikan dua fasilitas publik baru sekaligus di Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Sabtu (25/7/2026). Kehadiran Jogging Track Desa Cikeruh dan Objek Wisata Jatinangor Heritage/Lalagoon ini siap mengubah wajah kawasan tersebut menjadi pusat kebugaran sekaligus motor penggerak ekonomi warga lokal.
Bupati Dony menegaskan bahwa pembangunan arena olahraga dan rekreasi ini melampaui urusan fisik semata. Pemkab Sumedang merancang fasilitas tersebut sebagai investasi jangka panjang demi mencetak masyarakat yang sehat, kreatif, dan produktif.
“Tubuh yang sehat melahirkan pikiran produktif. Ketika pikiran sudah produktif, pekerjaan berjalan baik, mendatangkan manfaat, menaikkan pendapatan, dan akhirnya bermuara pada kesejahteraan,” ujar Bupati Dony di hadapan warga dan jajaran pejabat daerah.
Apresiasi Pergeseran Tren Anak Muda
Selain meresmikan fasilitas baru, Bupati Dony secara khusus mengapresiasi perubahan gaya hidup masyarakat Sumedang, terutama generasi muda. Ia mengamati media sosial kini makin marak dengan unggahan aktivitas positif—seperti lari, jalan santai, hingga bersepeda—menggeser budaya pamer kemewahan yang tidak produktif.
“Ini kebiasaan luar biasa. Inilah wajah masa depan Sumedang. Mari kita jaga terus budaya hidup sehat ini,” tegasnya.
Pemerintah Siapkan Fasilitas Tambahan di Bulan Agustus
Guna memaksimalkan kenyamanan warga, Pemkab Sumedang bergerak cepat menambah infrastruktur pendukung di area jogging track dan Lalagoon. Bupati berjanji memasang empat titik Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Agustus mendatang.
Selanjutnya, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran perubahan untuk membangun fasilitas toilet umum dan ruang ganti yang memadai. Namun, Bupati Dony menekankan agar Pemerintah Desa (Pemdes) Cikeruh dan warga sekitar aktif merawat kebersihan serta keasrian lingkungan tersebut.
Menjaga Kesehatan Hati dan Bijak Bermedia Sosial
Di samping kebugaran fisik, Bupati Dony menyuntikkan pesan moral mengenai pentingnya menjaga kesehatan hati. Menurutnya, hati yang bersih memancarkan perasaan, pikiran, perkataan, dan tindakan positif yang membentuk karakter bangsa.
Ia mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial serta menjaga ucapan sehari-hari. Setiap kata yang terlontar di ruang publik digital maupun nyata membawa dampak besar bagi kehidupan sosial.
Melalui integrasi sarana olahraga, objek wisata, dan ruang terbuka hijau ini, Jatinangor kini memiliki ruang publik baru yang tidak hanya mempererat kebersamaan warga, tetapi juga membangkitkan UMKM di sekitarnya.
“Kalau masyarakat sehat, produktif, dan lingkungan terawat, Sumedang pasti makin maju dan sejahtera,” tutup Bupati Dony.***













