Berita Terkini

Massa Desak Masuk DPRD Jabar, Mahasiswa Bandung Suarakan Bahaya ‘Neo Orde Baru’

Berbagai Aliansi Mahasiswa Bandung menggelar demontrasi di Depan Gedung DPRD Jawa Barat pada Senin (15/6/2026)
Berbagai Aliansi Mahasiswa Bandung menggelar demontrasi di Depan Gedung DPRD Jawa Barat pada Senin (15/6/2026)

BANDUNG, Wplus62.com — Situasi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat memanas pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Ketegangan memuncak ketika perwakilan massa aksi mendesak masuk ke dalam gedung untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada para wakil rakyat.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Mahasiswa yang tergabung dalam berbagai aliansi ini berdiri kokoh di luar pagar, sementara aparat keamanan menjaga ketat pintu gerbang. Kendati situasi sempat memanas, massa tetap konsisten menyuarakan tuntutan mereka di bawah kawalan ketat petugas.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Perwakilan mahasiswa Bandung yang membacakan puisi berisi tuntutan di depan Gedung DPRD Jawa Barat pada Senin (15/6/2026)
Perwakilan mahasiswa Bandung yang membacakan puisi berisi tuntutan di depan Gedung DPRD Jawa Barat pada Senin (15/6/2026)

Enam Tuntutan Utama Mahasiswa

Aliansi mahasiswa membawa rapor merah bagi pemerintah. Dalam aksi ini, mereka mengusung enam tuntutan utama yang menyoroti carut-marut kondisi ekonomi dan penegakan hukum di Indonesia:

  • Turunkan harga BBM non-subsidi dan kebutuhan pokok yang kian mencekik rakyat.
  • Hentikan Dwifungsi TNI dan Polri demi menjaga marwah demokrasi.
  • Hentikan pemborosan APBN pada proyek-proyek non-prioritas seperti MBG, KDMP, dan KLN.
  • Evaluasi pemanfaatan lingkungan serta desak reboisasi hutan yang gundul.
  • Perbaiki alokasi dan serapan tenaga kerja lokal yang berkeadilan.
Baca Juga  Beautifikasi Bandung: Penertiban Reklame di Jalan Banceuy

Catatan Redaksi: Terdapat poin yang tumpang tindih dalam rilis massa, namun substansi protes berfokus kuat pada keadilan ekonomi dan kelestarian ekologis.

Khawatir Kembalinya Rezim Otoriter

Di tengah gemuruh orator, ancaman kemunduran demokrasi menjadi sorotan utama. Salah satu peserta aksi dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Abdurranman Malik A, mengungkapkan kekhawatiran mendalam terhadap potensi lahirnya kembali praktik “Neo Orde Baru” di Indonesia.

“Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja,” tegas Abdurranman kepada awak media, Senin (15/6/2026).

Selanjutnya, ia mengkritik keras pengesahan dwifungsi TNI dan Polri yang menggelinding tanpa persetujuan masyarakat luas. Menurutnya, kebijakan sepihak tersebut mencederai semangat reformasi dan mengkhianati suara rakyat.

Baca Juga  Akibat Truk Pengangkut Air Rem Blong, Gerbang Tol Ciawi Bogor Porak Poranda

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih bertahan di depan Gedung DPRD Jabar. Mereka berjanji akan terus mengawal enam tuntutan tersebut sampai para wakil rakyat keluar dan menemui mereka secara langsung.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima