Berita Terkini

Kompetisi Numerasi Siswa (KOSINUS) 2025 Pertama Kalinya Digelar MGMP Matematika Sumedang

MGMP Matematika SMP Kabupaten Sumedang untuk pertama kalinya menggelar Kompetisi Numerasi Siswa (KOSINUS) 2025 di Kampus SMP Negeri 5 Sumedang pada Rabu (22/10/2025)

SUMEDANG, W+62.COM– Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP Kabupaten Sumedang untuk pertama kalinya menggelar Kompetisi Numerasi Siswa (KOSINUS) 2025. Kegiatan ini berlangsung di Kampus SMP Negeri 5 Sumedang, Rabu (22/10/2025), dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumedang.

Ketua MGMP Matematika Kabupaten Sumedang, Aat Nurhayati, menjelaskan bahwa KOSINUS 2025 merupakan ajang kompetisi numerasi yang dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir logis, kritis, dan analitis siswa SMP di bidang matematika.

Ketua MGMP Matematika Kabupaten Sumedang, Aat Nurhayati

“Hari ini kami dari MGMP Matematika SMP Kabupaten Sumedang mengadakan Kompetisi Numerasi Siswa atau KOSINUS 2025. Ini baru tahap penyisihan, dan insyaallah untuk babak final akan dilaksanakan pada 12 November mendatang di Aula Tampomas IPP Setda Sumedang,” ujar Aat.

Kegiatan penyisihan ini berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh 229 peserta dari 78 sekolah yang tersebar di empat wilayah, yaitu Wilayah 1 (Jatinangor dan sekitarnya), Wilayah 2 (Kota Sumedang), Wilayah 3 (Cimalaka dan sekitarnya), serta Wilayah 4 (Situraja dan sekitarnya).

“Karena pelaksanaan hari ini berbasis sistem, tidak ada juri langsung. Namun setiap wilayah menugaskan pengawas untuk memastikan jalannya kompetisi. Sedangkan untuk final nanti, jurinya berasal dari Universitas Sebelas April (UNSAP) Program Pascasarjana Jurusan Pendidikan Matematika,” jelasnya.

Sebagai kegiatan perdana, KOSINUS 2025 menjadi langkah awal MGMP Matematika Sumedang dalam menumbuhkan budaya numerasi di kalangan pelajar.

“Kebetulan kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan. Harapan kami, semoga budaya numerasi dapat tumbuh dan berkembang di sekolah-sekolah, khususnya di Kabupaten Sumedang. Mudah-mudahan juga dapat memberi kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia, terutama di bidang numerasi,” pungkasnya.***