SUMEDANG, W+62.COM– Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Internasional Terpadu Asy-Syifaa Wal Mahmuddiyyah yang digelar di Desa Haurngombong Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, tampak dihadiri sejumlah pejabat daerah pada Minggu (7/9/2025).
Tak terkecuali Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, Dandim 0610/ Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto serta beberapa unsur BPBD, Basarnas dan para Ulama.
Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Internasional Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah, Pimpinan Prof Dr (HC) KH M. Muhyiddin A.Q Al Manafi itu, Bupati Sumedang menilai selalu hadir lengkap, yakni seluruh komponen hadir.
“Disini, hadir ulama, habaib, umaro, TNI, Polri, ada dari Basarnas, mahasiswa, veteran dan semua komponen bangsa yang lainnya pun hadir,” kata Bupati Dony dalam sambutan.
Insha Allah, sambung Bupati Sumedang, kegiatan seperti ini akan memberikan keberkahan serta meraih syafaat dari Rasulullah.
“Momentum ini, kita jadikan ajang untuk meneguhkan hati kita, warisan kasih dan sayang dari Nabi Muhammad akan senantiasa merekatkan persatuan. Warisan akhlak mulia rasul mudah-mudahan menjadi cahaya penerang di Indonesia,” ujarnya.
Doa Terbaik
Mari jadikan, momentum maulid nabi untuk kembali menyalakan semangat ketauladanan Rasulullah, keteladanan dalam bekerja keras, keteladanan kejujuran, keteladanan kasih sayang dalam memimpin, dan keteladanan dalam kesederhanaan.
“Itulah, substansi kita dalam memperingati maulid nabi, agar kita bersama-sama kembali menyalakan semangat keteladanan Rasulullah dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujar Dony.
Di tengah suasana yang mungkin saat ini masih ada kegelisahan, Dony mengajak semua untuk menjadikan dan menciptakan Kabupaten Sumedang sebagai wadah kesejukan. Sehingga, semua orang akan merasa nyaman, merasa damai dan merasa dihargai saat ada di Sumedang.
“Mari bersama-sama menjadi bagian dari solusi, bukan masalah. Mari menebarkan kemanfaatan bagi masyarakat, karena sebaik-baiknya manusia, dia yang memberikan kemanfaatan bagi manusia yamg lainnya,” kata Dony.
Dony meminta doa dari jemaah, karena sebagai pemimpin dirinya memiliki kewajiban untuk menjaga jiwa raga warganya, menjaga keturunan warganya, menjaga harta dan pengetahuan warganya, menjaga kesehatan warganya.
Maka, mohon doa yang pertama bagi pegawai Pemda Sumedang agar diberikan keuatan lahir batin, panjang umur, sehat, diberi kelancaram serta kemudahan, keselamatan, dijauhkan dari perbuatan korupsi yang juga dijauhkan dari perbuatan tak terpuji.
“Mohon doa yang terbaik untuk Sumedang, Jabar dan Indonesia agar ada dalam keamanan, kedamaian serta kenyamanan,” ujar Dony.
Dengan aman, kata Dony, warga bisa beribadah dengan lancar, beraktivitas pendidikan dan kesehatan pun akan lancar.
“Pemda Sumedang akan terus introspeksi, berbenah diri, dan akan terus berbuat yang lebih baik lagi,” pungkasnya. ****
