Berita Terkini

Bupati Sumedang Buka Pelatihan Penataan Manajemen Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih

SUMEDANG, W+62.com– Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir resmi meluncurkan Kelembagaan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih Kabupaten Sumedang serta membuka Pelatihan Penataan Manajemen Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih Tahun Anggaran 2025.

Acara berlangsung di Aula Tampomas, Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumedang, Forkopimda, para Camat se-Kabupaten Sumedang, Kepala Desa, serta Ketua Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih seluruh Kabupaten Sumedang. Senin (28/07/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumedang secara simbolis menyerahkan akta dan SK koperasi kepada para ketua Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang.

Menanggapi peluncuran ini, Dewan Pakar Dekopinda Kabupaten Sumedang, Agus Hermawan, menyampaikan apresiasi dan optimisme terhadap program ini.

“Hari ini kita meluncurkan 277 Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan di Kabupaten Sumedang yang diinisiasi oleh Dekopinda sebagai lembaga pembina koperasi. Program ini kami sambut baik karena tujuannya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara positif,” ujarnya.

Namun, Agus juga mengingatkan tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang masih perlu pembinaan lebih intensif.

“Beberapa pengurus yang sudah berpengalaman mengeluhkan kebingungan mulai dari mana meminjam modal. Pinjaman dari bank negara (Himbara) memiliki bunga lebih tinggi dibandingkan LPDB. Ada juga keluhan soal ketidaktahuan pengurus tentang bisnis yang akan dijalankan,” jelasnya.

Dekopinda Turut Bantu

Meski begitu, Agus menilai ini justru menjadi peluang besar jika SDM koperasi terus dibina dengan baik. “Banyak potensi lokal seperti keripik, opak, dan produk khas lainnya yang bisa diangkat melalui koperasi Merah Putih. Koperasi ini harus mampu menjadi mediator agar produk-produk tersebut bisa dikenal luas bahkan sampai ke pasar internasional,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan pemasaran digital oleh para pengurus koperasi. “Di era digital sekarang, pemasaran online harus dikuasai agar produk lokal bisa mendunia,” kata Agus.

Dekopinda berkomitmen membantu mengembangkan dan membina SDM koperasi Merah Putih di Sumedang agar koperasi dapat tumbuh dan berkelanjutan.

Agus berharap koperasi desa/ kelurahan di Sumedang akan terus kembang, seiring dengan manfaat yang diterima masyarakat secara langsung.

“Minimal 50% dari 277 koperasi Merah Putih harus tumbuh dan berkembang dalam satu tahun ke depan, sehingga pengurus dan anggota sudah mulai merasakan manfaat nyata dari koperasi tersebut. Kami ingin melihat bukti bahwa koperasi ini dapat menghidupi anggotanya dan menjadi pilar ekonomi desa/ kelurahan,” tutupnya.

Peluncuran dan pelatihan ini diharapkan menjadi tonggak awal penguatan ekonomi berbasis koperasi di Kabupaten Sumedang dengan pemberdayaan SDM yang profesional dan inovatif.***