Berita Terkini
Tak Berkategori  

Kepulangan Jemaah Haji Asal Sumedang Kloter 17 KJT Ditunda, Prakiraan Tiba 1 Juli 2025

MADINAH, W+62.com--Sejumlah 438 jemaah haji asal Kabupaten Sumedang yang tergabung dalam Kloter 17 KJT awalnya dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Minggu, (29/6/2025), dengan perkiraan tiba di Indonesia pada Senin, (30/6/2025).

Namun, rencana tersebut terpaksa ditunda dan mereka baru akan diberangkatkan pada Senin, 30 Juni 2025 pukul 10.40 WAS, sehingga diperkirakan tiba di Indonesia pada Selasa, 1 Juli 2025.

Berdasarkan pantauan di lapangan khususnya berada di hotel Madinah, para jemaah telah mempersiapkan diri sejak jauh hari.

“Kami sudah kalang kabut menyiapkan koper besar untuk bagasi, eh malah ditunda keberangkatannya.” ungkap seorang jemaah yang enggan disebutkan namanya pada Minggu, 29 Juni 2025.

Rencana keberangkatan pada 29 Juni pukul 06.00 WAS membuat banyak dari mereka mengira proses imigrasi dan boarding bakal berjalan lancar.

Ia juga menyayangkan kabar penundaan itu, dan baru disampaikan melalui pihak maskapai pada pukul 06.48 WAS, tanpa disertai surat edaran resmi hingga siang hari.

“Pemberitahuan itu hanya lewat pesan singkat dari maskapai. Surat resmi baru terbit pada pukul 13.00 WAS,” ujar Ketua kloter.

Ketika dikonfirmasi pada pukul 09.00 WAS, Ketua Kloter 17 KJT, H. Agus Sodikin, mengaku kaget karena informasi tersebut belum sampai ke pihaknya. “Saya baru tahu dari jemaah. Segera setelah itu saya hubungi pihak Daerah Kerja (Daker) dan Sektor Madinah untuk verifikasi,” jelas Agus.

Hingga menjelang Dzuhur, Agus mempertahankan komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait. “Kami berjanji memberi kabar terbaru kepada seluruh jemaah pada pukul 12.00 WAS,” tambahnya.

Akhirnya, pada pukul 13.00 WAS, pihak Saudi Airlines menerbitkan surat edaran bernomor 025/HOCC/SV/2025 tanggal 29 Juni 2025 tentang penyesuaian jadwal kepulangan Kloter 17 KJT.

Meski demikian, alasan penundaan dan kendala teknis tidak dijelaskan secara rinci dalam surat tersebut. Para jemaah diimbau untuk tetap tenang dan menunggu informasi lebih lanjut dari panitia penyelenggara.***