JEDDAH, Wplus62.com – Jamaah Haji Kloter 29 KJT asal Sumedang berhasil menuntaskan rangkaian ziarah sejarah di Kota Jeddah pada Kamis (4/6/2026). Perjalanan spiritual ini bertujuan memperdalam pemahaman sejarah Islam sekaligus memperkuat kekhusyukan jamaah selama berada di Tanah Suci.
Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, KH. Asep Fuad Adnan, memimpin langsung rombongan yang bertolak dari Makkah pukul 14.00 WAS dan tiba di Jeddah tepat pukul 16.30 WAS.
Menyusuri Jejak Sejarah dan Keindahan Laut Merah
Rangkaian ziarah dimulai dengan mengunjungi pesona Laut Merah. Sebanyak 30 jamaah berkesempatan menikmati keindahan bahari dengan menaiki speedboat. Setelah menikmati suasana laut, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Masjid Qishash (Masjid Kisos) yang sarat akan nilai sejarah.
Destinasi ikonik berikutnya adalah Makam Hawa (Maqbarah Hawa). Lokasi ini menjadi titik utama ziarah bagi jamaah dari berbagai belahan dunia. Tidak berhenti di situ, rombongan juga mengeksplorasi kawasan Corniche Jeddah (Kornes), pusat wisata dan perbelanjaan modern yang kini menjadi primadona di kota pelabuhan tersebut.

Miqat di Hudaibiyah dan Penyempurnaan Umrah
Seusai menyusuri tempat-tempat bersejarah, rombongan bergerak menuju kawasan Hudaibiyah. Di tempat yang sangat bersejarah dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW ini, jamaah melaksanakan miqat untuk mengambil niat umrah sunnah.
Setibanya kembali di Makkah, jamaah langsung menuju Masjidil Haram untuk menuntaskan rangkaian ibadah umrah, meliputi tawaf, sa’i, hingga tahalul. Sementara itu, bagi jamaah yang memilih untuk beristirahat, panitia telah mengarahkan mereka kembali ke hotel dengan tertib.
Harapan Menuju Haji Mabrur
KH. Asep Fuad Adnan mengaku bersyukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa stamina dan kesehatan jamaah tetap menjadi prioritas utama.
“Alhamdulillah, seluruh agenda ziarah Jeddah dan umrah sunnah berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Kami berharap, pengalaman spiritual ini memberikan kekuatan fisik dan mental bagi jamaah, sehingga mereka dapat meraih predikat haji yang mabrur,” pungkasnya penuh harap.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kesiapan KBIHU Multazam dalam memberikan pengalaman ziarah yang berkesan, informatif, dan spiritual bagi para tamu Allah.***













