SUMEDANG, W +62.COM – Sebuah truk tronton yang gagal menanjak memicu kecelakaan beruntun maut di Jalan Tol Cisumdawu Km 179+400, Desa Mulyasari, Sumedang, Senin (26/1/2026) pagi. Insiden yang melibatkan enam kendaraan ini merenggut nyawa tiga penumpang di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, menjelaskan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 05.20 WIB saat kondisi jalan masih remang-remang.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan bermula saat truk tronton Mitsubishi yang dikemudikan pria berinisial S kehilangan tenaga di jalur menanjak. Truk yang melaju di lajur satu tersebut mendadak hilang kendali.
“Truk bergerak mundur ke arah kanan, menghantam pembatas jalan, dan langsung menabrak Toyota Altis yang melaju di lajur tiga,” ujar Awang, Senin siang.
Benturan keras itu menyeret Toyota Altis hingga menghantam empat kendaraan lain di belakangnya, yakni:
- Honda Mobilio
- Toyota Avanza
- Toyota Vios
- Hyundai Avega

Kondisi Korban
Humas RSUD Umar Wirahadikusumah, Iman Budiman, mengonfirmasi pihaknya menerima lima orang korban dari kecelakaan tersebut. Tiga di antaranya tiba dalam kondisi sudah meninggal dunia.
“Tiga korban meninggal berasal dari Aceh, Riau, dan Jawa. Saat ini, satu pasien masih menjalani perawatan intensif di IGD,
sementara satu orang lainnya sudah diperbolehkan pulang karena hanya luka ringan,” jelas Iman.
Tiga korban tewas merupakan penumpang Toyota Altis dengan inisial MTP, AAS, dan FH. Sementara itu, pengemudi Toyota Vios (IS) dan sopir truk (S) hanya mengalami luka-luka.
Penyelidikan Polisi
Polisi menduga kelalaian sopir truk menjadi penyebab utama kecelakaan. Sopir dianggap tidak mampu mengendalikan kendaraan saat gagal menanjak. Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang tengah mendalami kasus tersebut dengan memeriksa kendaraan dan meminta keterangan saksi.
Awang mengimbau para pengguna jalan tol untuk selalu mengecek kondisi fisik kendaraan sebelum berangkat. “Pastikan kendaraan prima, patuhi rambu, dan tingkatkan kewaspadaan terutama di jalur menanjak dengan jarak pandang terbatas,” tegasnya.***













