SUMEDANG, W+62.com– Belasan orang pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Cadas Pangeran Atas, tepatnya di Wilayah Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang diamankan oleh Tim Kujang Polres Sumedang, Kamis, (12/6/2025)
Sedikitnya 15 pelajar yang terlibat tawuran itu diamankan di sebuah kos-kosan di wilayah Angkrek Kelurahan Situ Kecamatan Sumedang Utara.
“Laporan peristiwa tawuran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Kemudian Tim Kujang mengecek ke lokasi, namun mereka sudah membubarkan diri. Dan dalam perjalanan Tim mendapatkan informasi yang terlibat tawuran melarikan diri ke wilayah angkrek,” kata Kasat Sabhara Polres Sumedang AKP Asep Kusmana kepada sejumlah wartawan, Kamis malam.
Mendapatkan laporan itu, sambung AKP Asep, Tim Kujang langsung mengecek ke kos-kosan di kawasan Angkrek dan benar saja, para pelajar yang terlibat tawuran berada di sana sehingga langsung diamankan.
“Pelajar yang diamankan sebanyak 15 orang. Selain itu juga, kami mengamankan senjata tajam jenis celurit yang digunakan untuk tawuran. Berdasarkan pengakuan para pelajar ada senjata tajam lainnya dengan jenis golok dan celurit yang dibuang di TKP tawuran. Saat ini, personel sedang cek TKP untuk mengamankan barang bukti tersebut,” tutur Asep.
Berdasarkan keterangan dari para pelaku tawuran, lanjut Kasat Sabhara, pelajar yang terlibat tawuran itu dari SMK Yayasan Pangeran Geusan Ulun (YPGU) dan SMA BPI Cileunyi.
Ditegaskan AKP Asep, mereka sebelumnya melakukan janji bertemu melalui media sosial untuk melakukan tawuran di Cadas Pangeran.
“Untuk korban sendiri ada satu pelajar yang kini ditangani di RSUD Umar Wirahadikusumah. Sedangkan para pelajar yang diamankan tengah dilakukan pendataan dan nanti kita akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sumedang untuk pemeriksaan selanjutnya,” pungkasnya.













