SUMEDANG, W+62.com– Melalui Koramil 1004: Tanjungsari, Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang terdiri dari para Babinsa di Kecamatan Pamulihan, bekerja sama dengan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti (UNWIM) serta masyarakat Desa Citali, Kecamatan Pamulihan, Sumedang, menggelar aksi penanaman 1000 pohon pada Sabtu, 7 Desember 2024.
Kegiatan penanaman pohon yang diinisiasi oleh Ketua Karang Taruna Desa Citali bersama dengan Kelompok Pecinta Alam (MAPERTA) Unwim untuk mengurangi resiko bencana akibat perubahan iklim.
Dalam acara yang digelar itu, diadakan pula talk show tentang lingkungan hidup dengan tema “NATURE IS ON HAND“.
Danramil Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan, menyambut baik ajakan dari Karang Taruna Desa Citali dan MAPERTA Unwim Sumedang, dalam menggelar kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi lintas generasi dalam upaya melestarikan lingkungan,” ujar Danramil Tanjungsari.
Keseimbangan Ekosistem
Dengan mengusung semangat “Bersama Rakyat, Bersatu dengan Alam untuk NKRI”, lanjut Kapten Agus, menjadi langkah nyata menghadapi dampak perubahan iklim.
Danramil Tanjungsari itu menyebut, dalam penanaman pohon itu bertujuan untuk memulihkan kondisi lingkungan sekaligus mengurangi resiko bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
“Pohon-pohon yang ditanam di lahan kritis di Desa Citali, diharapkan dapat meningkatkan daya serap tanah terhadap air, mencegah erosi, dan memperbaiki keseimbangan ekosistem,”jelas Agus.
Agus mengungkapkan pesan inspiratif dalam sambutannya saat memimpin acara tersebut.”Jangan warisi anak cucu kita dengan air mata, warisilah mereka dengan mata air yang melimpah untuk masa depan,” katanya.
Dipaparkan Danramil Tanjungsari, kegiatan ini bertujuan untuk Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan alam, sekaligus memberikan edukasi tentang langkah-langkah menjaga lingkungan hidup secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memperbaiki lingkungan, mengurangi risiko bencana, dan membangun kesadaran kolektif,” ujarnya.
Semoga kegiatan ini, tambah Agus, menjadi awal yang baik untuk mendorong aksi peduli lingkungan secara berkelanjutan dan menginspirasi banyak pihak dalam melestarikan bumi demi generasi mendatang.
Usai melaksanakan talk show dan sosialisasi, seluruh peserta melakukan penanaman di lahan kritis di Desa Citali Kecamatan Pamulihan Sumedang.***
