Berita Terkini

Prabowo Tunjuk Sudaryono Pimpin BGN Gantikan Nanik: Dari Anak Petani, Aspri, Hingga Punya Kekayaan Rp31 Miliar

Sudaryono dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) hari ini
Sudaryono dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) hari ini

JAKARTA, Wplus62.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) baru. Penunjukan ini dilakukan guna menggantikan Nanik S. Deyang yang memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Sebelum mengemban amanat strategis ini, Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan). Sesuai jadwal, Presiden Prabowo melantik mantan anak buahnya tersebut pada hari ini, Rabu (22/7/2026).

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Langkah rotasi di pucuk pimpinan BGN ini langsung menyita perhatian publik. Pasalnya, Sudaryono bakal mengawal langsung program prioritas nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jejak Karier: Dari Aspri Prabowo Hingga Pimpin Organisasi Tani

Perjalanan hidup Sudaryono terbilang sangat dinamis. Lahir di Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985, ia tumbuh besar dalam lingkungan keluarga petani sederhana. Pengalaman masa kecil di pedesaan itulah yang kemudian menempa kepeduliannya terhadap sektor pangan dan ekonomi kerakyatan.

Selepas menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Sudaryono berhasil meraih beasiswa di National Defense Academy (NDA) Jepang hingga meraih gelar Sarjana Teknik Mesin (B.Eng.).

Tidak berhenti di situ, ia terus memperdalam keilmuannya dengan meraih gelar ganda Master of Business Administration (MBA) dan Magister Manajemen (M.M.) di Swiss German University, serta menyabet gelar Doktor Manajemen Bisnis/Keuangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Baca Juga  Pelopor di Indonesia! Bupati Sumedang Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi, Tampung Siswa Lintas Daerah

Lompatan Karier Politik dan Pemerintahan

Kiprah politik Sudaryono bermula ketika ia merampungkan studinya di Jepang pada tahun 2010. Saat itu, Prabowo Subianto langsung mempercayainya sebagai asisten pribadi (aspri). Kedekatan dan kepercayaannya dengan Prabowo menjadi pijakan kokoh bagi perjalanan kariernya:

  • Struktur Partai Gerindra: Menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Gerindra dan dipercaya mengemban amanat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.
  • Organisasi Pangan & Sektor Kerakyatan: Memimpin berbagai organisasi strategis, mulai dari Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI), hingga Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA).
  • Pemerintahan & BUMN: Menduduki posisi Wakil Menteri Pertanian RI sejak Juli 2024, dipercaya menjabat Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia untuk mengawal efisiensi rantai pasok pupuk nasional, hingga akhirnya kini resmi menjabat Kepala BGN.

Intip LHKPN: Punya Utang Rp60 Miliar, Harta Bersih Capai Rp31,39 Miliar

Di luar rekam jejak kariernya yang mentereng, aspek finansial Sudaryono juga tak lepas dari sorotan publik. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang ia laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 29 Maret 2026, Sudaryono mencatatkan total harta kekayaan bersih sebesar Rp31,39 miliar.

Baca Juga  Percobaan Makan Bergizi Gratis Di Kecamatan Tanjungsari Dimulai Hari Ini, 3.128 Siswa SD Hingga SMA Rasakan Manfaatnya

Secara rinci, Sudaryono sebenarnya menguasai aset kotor senilai Rp91,74 miliar. Namun, ia juga mencatatkan kewajiban utang yang cukup besar, yakni mencapai Rp60,36 miliar.

Berikut rincian pundi-pundi kekayaan yang dikuasai oleh Kepala BGN baru tersebut:

  • Properti dan Tanah (Rp69,69 Miliar): Sudaryono menguasai 21 bidang tanah dan bangunan di berbagai wilayah strategis. Beberapa di antaranya mencakup hunian seluas 144 m²/200 m² di Bogor, aset 25 m²/25 m² di Tangerang Selatan, serta unit 108 m²/150 m² di Depok.
  • Kas dan Setara Kas (Rp13,34 Miliar): Ia memiliki simpanan dana segar serta aset likuid dalam jumlah cukup besar.
  • Surat Berharga (Rp7,64 Miliar): Sudaryono menempatkan sebagian kekayaannya dalam bentuk instrumen investasi surat berharga.
  • Koleksi Kendaraan (Rp1,07 Miliar): Untuk menunjang mobilitas harian, garasinya diisi dua unit Toyota Fortuner, dua unit Toyota Innova, serta satu unit sepeda motor bebek.
Baca Juga  Waspada! Catut Nama Pejabat BGN, Komplotan Penipu Koordinat Dapur MBG Diringkus Polda Jabar

Tantangan Baru Mengawal Gizi Nasional

​Peralihan kepemimpinan dari Nanik S. Deyang ke Sudaryono ini menandai babak baru bagi penguatan gizi masyarakat Indonesia. Berbekal latar belakang pendidikan teknis dan manajemen yang kuat, Sudaryono kini memikul tanggung jawab besar di pundaknya. Pengalaman panjangnya mengolah sektor pertanian dan memperjuangkan ketahanan pangan akan menjadi modal utama saat ia memimpin Badan Gizi Nasional. Kini, publik menanti gebrakan serta langkah konkret Sudaryono dalam mengeksekusi berbagai program strategis demi meningkatkan kualitas gizi rakyat secara merata.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima