SUMEDANG, W+62.COM– Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menanggulangi permasalahan gizi buruk dan stunting, Polres Sumedang bersama Yayasan Perserikatan Muhammadiyah melaksanakan kegiatan Soft Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamulihan, Jumat (24/10/2025).
Bertempat di Yayasan Perserikatan Muhammadiyah, Dusun Cimasuk 1, Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang Kapolres Sumedang hadir bersama jajarannya.
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, didampingi jajaran Forkopimcam Pamulihan, perwakilan Badan Gizi Nasional Kabupaten Sumedang, serta unsur tokoh masyarakat dan organisasi Muhammadiyah.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kasat Intelkam, AKP Syarif Aripin, Camat Pamulihan Mamat Hadi Saputra, Kapolsek Pamulihan, IPTU Tri Sunu Suparjianto, Kepala Desa Pamulihan Ujang Sulaeman, serta Ketua Yayasan Perserikatan Muhammadiyah, Dodi Partawijaya dan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, Zeni Hidayat.

Prosesi gunting pita menandai soft launching SPPG Yayasan Perserikatan Muhamadiyah sebagai tanda dimulainya kegiatan operasional SPPG Pamulihan Sumedang.
“Semoga ini menjadi berkah bagi anak-anak penerima manfaat. Aamiin,” ungkap Kapolres Sumedang sebelum memotong pita.
Kegiatan dilanjutkan dengan room tour, dan melihat fasilitas utama dari Dapur MBG tersebut. Rencananya, kegiatan pendistribusian makanan bergizi (MBG) kepada masyarakat akan dimulai pada Senin, (27/10/ 2025) mendatang.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika berharap, kehadiran SPPG Pamulihan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Polres Sumedang mendukung penuh program pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam menanggulangi gizi buruk serta stunting,”ujarnya.
Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ini, sambung AKBP Sandityo, merupakan bentuk sinergi nyata antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun generasi Sumedang yang sehat dan berkualitas.
“Kami berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,”tegasnya.***













