Berita Terkini

Skandal Umroh Simasakti Guncang Sumedang: Di Balik Absennya Kepala SDN, Ada Ancaman Bunuh Diri Suami

Kepala Seksi Tenaga Pendidik dan Kependidikan SD Disdik Sumedang, Ajat Sudrajat
Kepala Seksi Tenaga Pendidik dan Kependidikan SD Disdik Sumedang, Ajat Sudrajat

SUMEDANG, Wplus62.com — Tabir di balik menghilangnya seorang Kepala Sekolah Dasar (SDN) berinisial D di Kabupaten Sumedang akhirnya terungkap. Bukan sekadar urusan bisnis travel Umroh Simasakti yang menjerat suaminya, terkuak fakta pilu bahwa D harus mendampingi sang suami yang sedang mengalami guncangan jiwa hebat hingga mengancam akan mengakhiri hidup.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Ajat Sudrajat, Kepala Seksi Tenaga Pendidik dan Kependidikan SD Disdik Sumedang, mengungkap fakta mendasar yang memicu absennya sang Kepsek dari sekolah. Menurut Ajat, D berada dalam posisi sulit antara kewajiban negara dan upaya menyelamatkan nyawa suaminya.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Ancaman Bunuh Diri di Tengah Pusaran Kasus

Melalui klarifikasinya kepada Disdik, Kepsek D membeberkan sisi gelap tekanan kasus dugaan penipuan jemaah umroh tersebut. Ia mengungkapkan bahwa suaminya, yang mengelola biro perjalanan Simasakti, kini menderita depresi berat

  • Tekanan Psikis: Sang suami mengancam akan melakukan tindakan bunuh diri akibat tekanan kasus hukum yang membelitnya.
  • Aksi Penyelamatan: Rasa khawatir yang mendalam memaksa Kepsek D mendampingi suaminya secara intensif demi mencegah tindakan nekat yang tidak diinginkan.
  • Pilihan Sulit: Kondisi darurat keluarga inilah yang memaksa D meninggalkan tugasnya di sekolah selama beberapa waktu.
Baca Juga  Kadisdik Sumedang Beberkan Strategi Pendidikan 2026 dalam Garasi Diskusi IJTI

“Memang benar, ia mendampingi suaminya yang sedang tertekan. Bahkan, sang suami mengancam akan bunuh diri. Karena kekhawatiran yang besar itulah, ia memilih terus berada di samping suaminya,” ungkap Ajat Sudrajat pada Kamis (5/3/2026)

Upaya Mediasi Demi Selamatkan Karier

Melihat latar belakang kemanusiaan yang melingkupi kasus ini, Ajat menyatakan akan mengupayakan langkah mediasi. Disdik Sumedang mencegah kehancuran karier D akibat masalah pribadi ini, mengingat rekam jejaknya sebagai ASN yang berprestasi.

Baca Juga  Manuver Maut di Karapyak: Microbus Nekat Salip Truk Brangkal Hingga Terguling, Penumpang Terluka!

“Kami akan berusaha memediasi hal ini agar tidak berdampak serius bagi karier yang bersangkutan maupun dunia pendidikan di Kabupaten Sumedang. Semoga ada pertimbangan yang lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi kasus semacam ini,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima