SUMEDANG, W+62.COM– Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan Desa yang berlangsung di GOR Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, dipimpin oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, pada Rabu (12/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Sumedang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Hal itu untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Rakor yang dihadiri para camat, kepala desa, perangkat desa, serta sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sekaligus dengan penyerahan Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat kabupaten.
Dikatakan Bupati Dony, meminta kepada seluruh kepala desa untuk memahami dan menyinergikan setiap kebijakan dari tingkat pusat hingga daerah.
“Sinergi pemerintah kabupaten dan desa penting untuk mengkoordinasikan kebijakan nasional, provinsi, kabupaten dengan desa. Setelah dikoordinasikan, disosialisasikan, dan dipahami, kita bisa aware akan arti pentingnya kebijakan dan program tersebut,” ujar Bupati Dony.
Sinergi yang kuat, sambung Dony, akan membuat kebijakan pembangunan lebih efektif dan berdampak langsung pada masyarakat. Bupati pun mengapresiasi kerja keras para kepala desa yang telah berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Sumedang.
“Alhamdulillah, angka kemiskinan turun menjadi 8,8 persen dari sebelumnya 9 persen lebih. IPM naik di angka 74 dan kini menempati peringkat tiga di Jawa Barat. Angka stunting juga turun, sementara pertumbuhan ekonomi berada di level 4,15 persen,” ungkapnya.
Agenda Strategis Nasional
Bupati Dony menegaskan, setiap program yang dijalankan di desa harus berdampak nyata bagi masyarakat. Ia mendorong seluruh pemerintah desa untuk beradaptasi dengan digitalisasi dan mengedepankan kepemimpinan yang berintegritas.
“Jangan sekali-kali membuat program yang tidak berdampak kepada masyarakat. Pemerintah desa harus mulai menggunakan digitalisasi dan memimpin dengan hati serta keteladanan,” katanya.
Pada Rakor itu, turut dibahas sejumlah agenda strategis, seperti percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan dan penguatan koperasi desa merah putih (KDMP), serta dukungan terhadap program nasional tiga juta rumah.
“Koperasi desa merah putih diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat dari bawah dan wadah bagi produk lokal untuk tumbuh. Pemerintah daerah pun terus mendorong program tiga juta rumah dengan pembiayaan FLPP,” ujarnya.
Sebelum menutup arahannya, Bupati Dony mengingatkan para pemimpin desa agar memiliki dua cinta dalam menjalankan tugasnya.
“Pemimpin harus punya dua cinta: cinta kepada rakyatnya dan cinta pada pekerjaannya. Jika ada cinta, maka langkah kita akan ringan. Luruskan niat, jadikan semua pekerjaan sebagai ibadah,” pungkasnya.
Penyerahan Anugerah Gapura Sri Baduga
Pada kesempatan itu, Pemkab Sumedang juga menyerahkan Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat kabupaten, dengan pemenang sebagai berikut:
Juara 1 Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, berhak atas hadiah Rp1 miliar dari Pemprov Jawa Barat.
Juara II diraih Desa Citepok Kecamatan Paseh dengan hadiah Rp25 juta, dan Juara III Desa Sukasari Kecamatan Sukasari dengan hadiah Rp17,5 juta.
Sedangkan juara harapan I, diraih Desa Mekar Rahayu Kecamatan Sumedang Selatan (Rp15 juta), harapan II Desa Jambu Kecamatan Conggeang (Rp10 juta), dan harapan III Desa Mekarjaya Kecamatan Sumedang Utara (Rp7,5 juta).***
