SUMEDANG, W+62.com– Selepas berjalan kaki sejauh 8.7 KM dalam acara Nyusur Lembur Pamulihan “Agrowisata Walk Trip” dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Desa/ Kecamatan Pamulihan Sumedang, peserta disuguhkan dengan hiburan musik organ tunggal pada Sabtu (16/8/2025).
Sambil menunggu peserta lainnya dan tiba pengundian door prize, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadis Budparpora) Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman memberikan door prize yang sudah dipersiapkannya.
“Saya sudah siapkan 5 door prize bagi 5 pemenang yang akan diundi. Tapi syaratnya harus sudah Subscribe dulu Chanel YouTube ‘Nandang Suparman’ dan ditunjukkan kepada kami,” ujarnya.
Nandang yang didampingi Camat Pamulihan, Mamat Hady Saputra, Kapolsek IPTU Tri Sunu Suparjianto dan Kades Pamulihan, Ujang Suleman membantu mengambilkan pemenang doorprize Nandang Suparman.
Setelah mendapatkan pemenang, Nandang Suparman juga menghibur peserta dengan lagu, sambil “nyawer” uang, makanan dan rokok. Sontak saja, area depan panggung mendadak dipenuhi peserta dan penonton acara itu.

Sekadar Turut Menghibur
Dijumpai usai membagikan doorprize, Nandang Suparman mengaku senang bisa larut dalam kemeriahan Nyusur Lembur Pamulihan, apalagi kegiatan ini masih dalam rangkaian acara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
“Memang sengaja, saya sudah persiapkan semua. Hal itu semata-mata sekadar menghibur masyarakat, sambil promosi Channel YouTube milik saya,” ungkap Nandang.
Dikatakan Kadisbudparpora Sumedang itu, konten yang dibuatnya ini hanya sebagai hiburan saja, sekaligus menjadi media informasi menjalin silaturahmi. “Media ini bisa jadi sebagai bertukar informasi dan hiburan lewat kanal YouTube,” katanya.
Meskipun demikian, kanal YouTube miliknya yang baru dimulai pada 11 April 2025, dengan jumlah Subscribe sebanyak 2,29 ribu orang dan 318 video yang telah diupload.
“Ya ini hanya iseng menjadi Konten Kreator, memanfaatkan waktu dan hobi saja. Mengingat jelang pensiun di bulan Oktober 2025 nanti,” ujarnya.
Ia berharap kedepannya bisa terjun dalam dunia konten kreator secara profesional. “Mungkin nanti pada saat pensiun nanti ada hobi yang tersalurkan dan juga mampu mendapatkan tambahan pendapatan,”tambah Nandang.***

