SUMEDANG, Wplus62.com – Warga Desa Sukamulya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang mendadak gempar pada Sabtu (28/3/2026) pagi. Seorang pria bernama Rendi Ardiansah (20) ditemukan meninggal dunia di aliran irigasi persawahan Blok Jomblang, Dusun Borojol.
Penemuan jasad pemuda asal Dusun Panadahan, Desa Kudangwangi ini mengakhiri pencarian pihak keluarga yang telah berlangsung selama dua hari.
Kronologi Penemuan Jasad
Saksi mata pertama kali melihat tubuh korban sekitar pukul 06.10 WIB saat hendak berangkat ke sawah. Berikut adalah detail kejadian di lokasi:
- Posisi Korban: Petugas menemukan korban dalam kondisi tengkurap di aliran irigasi.
- Kondisi Fisik: Tubuh korban sudah dalam keadaan kaku, mengenakan kaos tanpa celana.
- Laporan Awal: Saksi langsung menghubungi Ketua RT dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ujungjaya.
Kapolsek Ujungjaya, AKP Nuroni Kandiana, mewakili Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, mengonfirmasi bahwa tim medis dan Inafis Polres Sumedang segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
Hasil Pemeriksaan Medis dan Kepolisian
Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim medis dari Puskesmas Ujungjaya dan Tim Inafis, polisi tidak menemukan indikasi tindak kekerasan pada tubuh Rendi.
“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ada unsur kekerasan. Kami menduga korban meninggal dunia karena kondisi kesehatannya,” ujar AKP Nuroni Kandiana.
Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi (ayan) sejak usia 14 tahun. Pihak keluarga juga membenarkan bahwa korban sempat menghilang selama dua hari sebelum akhirnya ditemukan di lokasi kejadian.
Keluarga Ikhlas dan Menolak Autopsi
Petugas bersama warga telah mengevakuasi jenazah korban dari aliran irigasi. Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan secara resmi menolak prosedur autopsi.
Saat ini, situasi di wilayah Dusun Borojol telah kembali kondusif. Polisi memastikan seluruh penanganan, mulai dari pengumpulan keterangan saksi hingga koordinasi dengan tim medis, telah berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.***
