Berita Terkini

Peringatan Harganas 2026: Keluarga Berkualitas Jadi Modal Utama Indonesia Emas 2045

Asda Bidang Pamkesra, Dr. Dian Sukmara memberikan penghargaan pada upacara Peringatan Harganas 2026
Asda Bidang Pamkesra, Dr. Dian Sukmara memberikan penghargaan pada upacara Peringatan Harganas 2026

SUMEDANG, Wplus62.com – Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara, menegaskan bahwa keluarga berkualitas merupakan fondasi utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Ia menyampaikan hal tersebut saat memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 di Lapangan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang, Senin (29/6/2026).

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sumedang mengemas acara ini dengan melibatkan jajaran pegawai dari DPMD, Dinas Sosial, serta Dinas Arsip dan Perpustakaan.

Menyoroti Peran Sentral Ayah dalam Keluarga

Tahun ini, Harganas mengusung tema yang menyentuh hati: “Ayah bukan sekadar pelengkap, kehadiranmu adalah pilar kekuatan anak. Semoga para ayah di seluruh Indonesia semakin hadir membersamai tumbuh kembang buah hati.”

Tema tersebut sengaja hadir untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya peran aktif seorang ayah. Oleh karena itu, figur ayah tidak boleh lagi sekadar menjadi pelengkap, melainkan harus menjadi pilar kekuatan dalam melahirkan generasi yang berkualitas.

Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara

Harganas Bukan Sekadar Seremonial Belaka

Saat membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dian Sukmara menekankan bahwa Harganas harus menjadi momen refleksi bersama.

“Hari Keluarga Nasional bukan sekadar baris tanggal di kalender tahunan yang kita peringati dengan berbagai seremonial. Lebih dari itu, hari ini adalah momentum refleksi nasional untuk melihat kembali apakah keluarga kita telah menjadi tempat yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi pemenang,” ujar Dian membacakan amanat Menteri.

Selanjutnya, ia mengingatkan bahwa keluarga Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan berat di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Arus teknologi digital dan ancaman siber kini bisa langsung menembus ruang keluarga melalui gawai. Maka dari itu, ketahanan keluarga kini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak demi melindungi anak-anak dari dampak negatif zaman.

3 Pilar Utama Menuju Indonesia Emas 2045

Meskipun Indonesia tengah menikmati bonus demografi, pemerintah mengingatkan bahwa peluang ini bisa menjadi bumerang jika kualitas SDM rendah. Oleh sebab itu, pemerintah menetapkan tiga pilar utama dalam pembangunan keluarga:

  1. Peningkatan Kesehatan Keluarga: Mempercepat penurunan angka stunting.
  2. Penguatan Pendidikan Karakter: Menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan integritas sejak dini.
  3. Ketahanan Mental dan Spiritual: Memperkuat benteng psikologis dalam menghadapi tekanan modern.

“Keluarga merupakan sekolah pertama bagi setiap anak. Di dalam keluargalah nilai-nilai luhur dan kemampuan beradaptasi ditanamkan sejak dini,” tambahnya.

Merencanakan Keluarga yang Berkualitas

Pada akhirnya, peringatan Harganas 2026 ini ditutup dengan ajakan konkret kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mulai merencanakan masa depan keluarga secara matang.

“Selamat Hari Keluarga Nasional. Cintai keluarga dengan cinta yang terencana untuk membentuk keluarga berkualitas, Indonesia kuat, SDM unggul, dan bangsa pemenang,” pungkas Dian menutup amanatnya.***

Exit mobile version