JAKARTA, W+62.COM– Azzam kembali menunjukkan keistimewaannya pada momen Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Azzam Nur Mu’jizat adalah bocah spesial yang lahir di Kabupaten Mojokerto pada 30 Mei 2011. Ia merupakan anak dari Solihatin, seorang warga Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
Azzam memiliki kondisi yang berbeda dari anak-anak pada umumnya. Meskipun terlahir tanpa kelopak mata, tetapi suara emasnya mampu menggetarkan jiwa.
Dihadapan Presiden Prabowo Subianto dan ribuan guru, Azzam memukau dengan surat emasnya. Selepas menuntaskan persembahan lagu “Terima Kasih Guruku”, Azzam Nur Mu’jizat membuat suasana auditorium terdiam sejenak, sebelum riuh tepuk tangan mengalir dari ribuan guru yang memenuhi arena.
Azzam tampil bersama Queenara Khairunnisa Sudirman, yang turut mengisi vokal dalam persembahan lagu tersebut. Keduanya menghadirkan harmoni yang mengungkapkan rasa terima kasih dan cinta kepada para guru, serta menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian acara.
Usai rangkaian acara itu, Presiden Prabowo langsung menghampiri Azzam. Kehangatan terpancar dari cara Kepala Negara memeluk, menyapa, dan menanyakan kondisi sang siswa itu.
Interaksi itu memperlihatkan perhatian personal Presiden terhadap Azzam, sebuah gestur empati yang menunjukkan bahwa potensi luar biasa dari setiap anak Indonesia berhak mendapatkan dukungan penuh, termasuk bagi mereka yang tumbuh dengan berbagai keterbatasan.
Begitu juga dengan pesan Prabowo Subianto dalam secarik kertas yang ditampilkan lewat layar lebar belakang panggung, tersirat pesan singkat dan mendalam.
Untuk Murid dan Guru Hebat Indonesia:
“Belajar yang Baik!”
“Cintai Ayah dan Ibu!”
“Hormati guru!”
“Rukun sama teman!”
“Cintai Tanah Air Kita!”
“Merdeka!”
Makna mendalam dari seorang Presiden yang menghargai sosok guru, sebagai pencetak generasi emas Indonesia dengan hati.***
