Berita Terkini

Menteri PKP Maruarar Sirait Tegur Kepala Balai P3KP di Sumedang: Jangan Berani Korupsi!

SUMEDANG, Wplus62.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegur keras Kepala Balai P3KP Jawa II Satker PKP Jawa Barat, Mulya Permana. Momen tersebut terjadi saat Menteri PKP meninjau langsung pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kelurahan Regolwetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Ketegangan bermula ketika Maruarar meminta penjelasan mendetail mengenai tata kelola program dan penyerapan anggaran. Oleh karena itu, ia secara tegas mengingatkan seluruh jajarannya agar menjalankan program secara transparan, akuntabel, dan mutlak bebas dari praktik korupsi.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dalam peninjauan tersebut, hadir pula Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, beserta jajaran forkopimda dan masyarakat penerima manfaat program BSPS.

Lonjakan Drastis Program BSPS di Jawa Barat

Selain menuntut transparansi, Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa alokasi program BSPS di Jawa Barat melonjak tajam pada tahun 2026. Sebelumnya, Jawa Barat hanya menerima alokasi sekitar 6.300 unit. Namun kini, angkanya melesat drastis hingga menembus lebih dari 42 ribu unit di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini merupakan peningkatan terbesar dalam sejarah Sumedang dan Jawa Barat. Program ini juga menggerakkan sekitar 127 ribu tenaga tukang, belum termasuk pendamping, sopir angkutan, warung makan, hingga toko bangunan. Dampaknya langsung dirasakan oleh ekonomi masyarakat,” ujar Maruarar.

Baca Juga  Wisata Sumedang Makin Nyaman! DLHK Percantik Tahura Gunung Kunci dan Palasari

Maka dari itu, Menteri PKP mengimbau masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya proyek lapangan dan berani melawan pungutan liar (pungli).

“Kalau ada yang meminta uang, foto, atau video sebagai syarat, laporkan dan viralkan. Program ini untuk rakyat. Semua harus transparan,” tegasnya.

Menteri PKP, Maruarar Sirait saat bersama Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir dan Sekda Jabar, Herman Suryatman pada program BSPS
Menteri PKP, Maruarar Sirait saat bersama Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir dan Sekda Jabar, Herman Suryatman pada program BSPS di Kelurahan Regolwetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang pada Minggu (5/7/2026)

Skema Tender Rakyat Hemat Jutaan Rupiah

Melalui skema Tender Rakyat, kementerian kini membuka ruang bagi masyarakat untuk membandingkan harga material bangunan secara terbuka. Selanjutnya, warga dapat bernegosiasi langsung dengan toko bangunan agar bisa mengantongi selisih keuntungan.

Sebagai bukti nyata, salah satu penerima manfaat berhasil menghemat anggaran hingga Rp6,3 juta. Kemudian, mereka mengalokasikan kembali dana efisiensi tersebut untuk menambah material bangunan yang berkualitas.

Terkait hal itu, Maruarar mengancam akan menyeret siapapun yang bermain anggaran ke jalur hukum.

“Pastikan tidak ada korupsi. Kalau ada pegawai kami yang korupsi, akan diproses hukum. Tidak ada yang akan dilindungi dan tidak ada bantuan hukum bagi pelaku korupsi. Kalau kita bersih, kenapa takut terbuka? Jangan mengaku bersih kalau tidak berani transparan,” cetusnya.

Di sisi lain, ia juga mendorong pemanfaatan produk UMKM lokal Jawa Barat, seperti genteng Jatiwangi dan keramik Plered, demi memutar roda ekonomi daerah.

Baca Juga  Evakuasi Dramatis Mahasiswa Sumedang yang Jatuh ke Tebing 20 Meter Cadas Pangeran

Sinergi Pemerintah Daerah Entaskan Kemiskinan

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyambut baik lonjakan kuota BSPS di wilayahnya yang naik dari 300 unit pada 2025 menjadi 2.060 unit pada 2026. Menurutnya, program ini tidak hanya sekadar memperbaiki fisik rumah, melainkan menjadi hulu strategi pengentasan kemiskinan ekstrem.

Pemerintah Kabupaten Sumedang mengintegrasikan bedah rumah ini dengan:

  • Pelatihan kerja intensif bagi warga.
  • Fasilitas kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
  • Pendampingan akses pendidikan anak.
  • Kucuran Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) berbunga rendah 3% per tahun dari Bank Sumedang.

Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengakui adanya tantangan besar dalam mempercepat penyerapan total 42.508 unit rumah di seluruh Jawa Barat yang naik hingga 666 persen tersebut.

Oleh karena itu, Herman berjanji akan segera mengonsolidasikan 27 sekretaris daerah dan kepala dinas perumahan se-Jawa Barat guna mengawal kinerja Balai P3KP di lapangan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima