Berita Terkini

Kapolres Sumedang: Meskipun Demo Mahasiswa Resmi Batal, Tim Gabungan Tetap Disiagakan

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika melakukan Patroli mencegah aksi demo mahasiswa dengan sepeda motor

SUMEDANG, W+62.COM– Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika yang dijumpai di lobby Pusat Pemerintah Sumedang (PPS) menyampaikan situasi terkait batalnya aksi demo mahasiswa pada Senin (1/9/2025).

Didampingi Wakil Bupati Sumedang, M.Fajar Aldila, Kapolres menyatakan situasi dan kondisi Sumedang aman dan kondusif. “Alhamdulillah secara intensif sejak hari pertama (Kamis lalu, 28/8/2025) di Jatinangor, kami melakukan upaya preventif,” ungkapnya.

AKBP Sandityo Mahardika mengatakan, dengan pendekatan humanis, kami dengan para pimpinan aksi demo mahasiswa ini berhasil menemui kesepakatan untuk membatalkan aksi demo tersebut.

“Secara bersurat, para korlap sudah menyampaikan kepada kami untuk membatalkan aksi demo di Polres Sumedang dan Gedung DPRD,” ujarnya.

Kapolres Sumedang menyampaikan terimakasih atas kerjasama dari berbagai pihak, yang telah membantu baik dengan doa masyarakat Sumedang serta stakeholder terkait, berhasil melakukan pendekatan dengan pimpinan aksi.

“Dengan hal itu, kami bisa mereduksi bahkan meniadakan demonstrasi pada hari ini,” jelasnya.

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika didampingi Wakil Bupati Sumedang, M.Fajar Aldila saat menjawab pertanyaan wartawan di Lobby Pusat Pemerintahan Sumedang pada Senin (1/9/2025)

Tetap Disiagakan 

Sandityo juga mengimbau karena masih banyak pelajar di Sumedang yang hendak melakukan demo baik di Sumedang maupun di luar kota Sumedang yang terjaring dalam Patroli Gabungan Antisipasi Demo.

“Gabungan Patroli dari Polri, TNI dan Satpol-PP, berhasil mengamankan pelajar yang hendak demo sehingga kita himbau kepada para orangtua, anak-anaknya jangan sampai terulang lagi,” tegasnya.

Menyikapi hal itu, Kapolres Sumedang mengatakan meskipun situasi dikatakan aman dan kondusif, namun pihaknya tetap akan menyiagakan personil gabungan ini.

“Kita menjaga setiap kemungkinan, terkait aksi-aksi yang kapan saja bisa dilakukan. Tetap kita siagakan hingga beberapa hari kedepan,” ujar Tyo.

AKBP Sandityo menyatakan, patroli dengan skala besar tetap akan dilakukan, seperti yang sudah dilakukan sebelum-sebelumnya sampai jam 4 Subuh.

“Skala prioritas yang kita jaga adalah, beberapa titik rawan dan juga bangunan yang dijadikan sasaran. Sebagai contoh, gedung DPRD, rumah para pejabat seperti Ketua DPRD, rumah Bupati dan pejabat lainnya,” katanya.

Begitu juga dengan upaya menangkal informasi yang provokatif melalui media sosial, pihak Polres Sumedang telah melakukan patroli siber (cyber patrol), yang salah satu dengan kontra narasi informasi negatif di medsos.

“Patroli Siber juga kita lakukan sejak hari pertama peristiwa ini terjadi di Jakarta, yakni dengan kontra narasi yang positif. Dan ini Alhamdulillah berhasil,” ungkapnya.

Secara keseluruhan semua berjalan dengan baik dan lancar dalam upaya melakukan upaya preventif untuk mencegah terjadinya demo di Kabupaten Sumedang hari ini.***