Berita Terkini
Tak Berkategori  

Jemaah Haji Asal Sumedang Nikmati Hari Kedua Dengan City Tour di Madinah

MADINAH, W+62.com- Sebanyak 438 jemaah haji asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang tergabung dalam Kloter 17 KJT, memanfaatkan waktu dengan City Tour, tempat-tempat di Kota Madinah Arab Saudi pada Selasa,(24/6/2025).

City Tour di Kota Madinah pada hari kedua ini, dengan menggunakan sembilan armada bus, para jemaah melakukan ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah yang sarat nilai spiritual dan napak tilas perjuangan Islam. Madinah,

City Tour dimulai sejak pukul 05.30 Waktu Arab Saudi (WAS) dan berlangsung hingga menjelang siang hari. Tiga lokasi utama yang menjadi fokus kunjungan adalah Masjid Quba, Kebun Kurma dan Jabal Uhud.

Menurut, Ketua Kloter 17 KJT Sumedang, H. Agus Sodikin menyampaikan, city tour ini merupakan bagian dari rangkaian program pembinaan keislaman sekaligus ziarah sejarah Islam yang diberikan kepada jemaah.

Alhamdulillah, di hari kedua ini kami melaksanakan city tour Madinah. Dari 438 jemaah, seluruhnya mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Tiga tempat utama yang dikunjungi adalah Masjid Quba, Kebun Kurma, dan Jabal Uhud, sementara tempat lain hanya dilewati saja,” ungkapnya.

Lokasi Perang Uhud

Pimpinan KBIHU Al-Multazam Tanjungsari, Sumedang, KH Asep Fuad Adnan, turut mendampingi para jemaah dalam kegiatan ini. Ia menjelaskan secara rinci nilai spiritual yang terkandung dari setiap tempat yang dikunjungi.

“Pertama, di Masjid Quba, jemaah melaksanakan salat sunah dan berdoa, karena salat di masjid ini memiliki keutamaan yang setara dengan pahala umrah,” terang KH Asep.

“Kedua, ke Kebun Kurma untuk membeli oleh-oleh khas Madinah sekaligus menikmati suasana alamnya. Dan ketiga, ke Jabal Uhud, untuk berziarah ke makam para Syuhada Uhud dan berdoa di bukit yang dicintai oleh Rasulullah SAW.”tuturnya.

Ia juga menjelaskan, Jabal Uhud memiliki kedudukan penting dalam sejarah Islam. Di bukit ini pernah terjadi Perang Uhud, yang mengakibatkan gugurnya sekitar 70 syuhada termasuk Sayyidina Hamzah RA, paman Nabi Muhammad SAW, sekaligus penghafal Al-Qur’an.

Jabal Uhud juga dikenal sebagai bukit yang kelak akan dihadirkan di surga. Dengan panjang sekitar 7 kilometer dan berwarna kemerahan, bukit ini menjadi salah satu ikon spiritual tertinggi di Madinah.

Selain ketiga lokasi utama tersebut, rombongan jemaah juga melewati Masjid Qiblatain, masjid bersejarah yang memiliki dua arah kiblat: pertama ke Baitul Maqdis, dan kedua ke Ka’bah di Makkah. Masjid ini menjadi simbol perubahan kiblat umat Islam atas wahyu yang turun kepada Rasulullah SAW.

Selama kegiatan berlangsung, para jemaah terlihat khidmat, tertib, dan antusias. City tour ini menjadi bagian dari pengalaman spiritual yang tak terlupakan, memperkuat iman dan memperdalam pemahaman sejarah Islam bagi para tamu Allah asal Sumedang ini.***