SUMEDANG, Wplus62.com – Bupati Sumedang, Dr. Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa pers merupakan pilar vital yang menjaga keseimbangan kekuasaan dan mendorong kedaulatan ekonomi.
Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80 di Gedung Negara Sumedang, Senin (9/2/2026).
Acara yang dihadiri oleh Forkopimda Sumedang, itu diIsi pula dengan santunan kepada Keluarga Miskin yang berada di wilayah Kecamatan Sumedang Selatan dan Utara.
Dalam perayaan bertajuk “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” ini, Bupati Dony menyoroti tiga poin krusial yang menjadi ruh perjuangan pers masa kini.

Pers Sehat Sebagai Pencerah Bangsa
Bupati Dony menjelaskan bahwa pers yang sehat adalah pers yang mengedepankan etika dan akurasi di atas sekadar kecepatan. Menurutnya, informasi yang akurat berfungsi mencerahkan masyarakat dan melahirkan kesadaran kolektif untuk membangun bangsa.
“Kita meraih kemenangan ketika informasi tersaji cepat namun tetap akurat. Pers yang sehat melahirkan manusia yang kuat, yang pada akhirnya mewujudkan bangsa yang kuat,” ujar Bupati Dony di hadapan jajaran pemerintah daerah dan organisasi pers.
Mendorong Ekonomi dari Akar Rumput
Terkait kedaulatan ekonomi, Bupati mengapresiasi peran aktif insan pers di Sumedang dalam mempromosikan potensi lokal dan UMKM. Ia menilai pemberitaan yang objektif mampu menggerakkan ekonomi dari bawah, sehingga UMKM lokal dapat bertumbuh menjadi pilar kekuatan nasional.
Selain fungsi promosi, Bupati juga menggarisbawahi pentingnya fungsi kontrol sosial. “Kritik konstruktif dari pers membantu pemegang kebijakan untuk tetap berada di jalur yang benar, sehingga kebijakan publik menjadi lebih berkualitas dan berdampak nyata bagi warga,”tambahnya.
Delapan Dekade PWI Mengawal Kebenaran
Ketua PWI Kabupaten Sumedang, Ade Hadeli, dalam laporannya memaparkan sejarah panjang PWI yang lahir di Surakarta pada 9 Februari 1946. Ia menegaskan bahwa sejak era kemerdekaan, pers Indonesia telah mematri jati diri sebagai kekuatan moral yang membela kebenaran dan keutuhan NKRI.
“HPN bukan sekadar seremonial. Ini adalah momentum refleksi bagi wartawan untuk meningkatkan kompetensi dan menjaga kode etik di tengah kepungan hoaks digital,” tegas Ade. Ia juga memastikan bahwa sinergi yang dibangun dengan Pemerintah Daerah bertujuan untuk kolaborasi transparan tanpa menggadaikan independensi jurnalisme.
Dukungan Legislatif untuk Profesionalisme Media
Senada dengan Bupati, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia, menyatakan bahwa pers sangat membantu legislatif dalam menyuarakan aspirasi masyarakat. Ia berharap profesionalitas media yang terus meningkat akan mempermudah fungsi pengawasan DPRD demi kepentingan publik.
“Sinergi ini memastikan program legislasi, anggaran, dan pengawasan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Selamat ulang tahun pers Indonesia, teruslah jaga profesionalitas,” pungkas Asep.***













