SUMEDANG, W+62.COM– Bertempat di Sekretariat PGRI Kabupaten Sumedang, ratusan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tampak mengantri untuk mengikuti proses wawancara. Mereka dipanggil satu per satu sesuai giliran yang sudah dijadwalkan pada Kamis (11/9/2025)
Salah seorang peserta, Yuyun Suryadi (46), guru SMPN 2 Cimanggung yang baru tiga tahun mengajar, mengaku sangat bersyukur atas kesempatan ini. Menurutnya, pembukaan pendaftaran PPPK merupakan peluang yang sudah lama ia nantikan.
“Dengan dibukanya pendaftaran PPPK ini, menurut saya kesempatan luar biasa yang selama ini saya tunggu-tunggu akhirnya muncul juga,” ujarnya.
Yuyun menuturkan, dirinya sudah melengkapi sejumlah persyaratan administrasi, mulai dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Medical Check Up (MCU), hingga menunggu hasil pemeriksaan RSUD.
Ia berharap pemerintah semakin memperhatikan kesejahteraan guru maupun pegawai di lingkungan dinas, khususnya Dinas Pendidikan.
Di sisi lain, Yuyun juga membagikan sedikit kisah pribadinya. Ia merupakan ayah dua anak, putra sulungnya duduk di bangku SMP kelas 2, sementara si bungsu masih kelas 3 SD. Sang istri sendiri sudah lebih dahulu berstatus sebagai PPPK.
Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumedang, Ate Hadan Adi Gunawan, menyampaikan informasi terbaru terkait pengusulan PPPK paruh waktu.
Menurutnya, terdapat 5.450 orang yang belum diangkat sebagai PPPK dan kini diusulkan untuk menjadi PPPK paruh waktu. “Saat ini proses pemberkasan masih berjalan hingga batas waktu 15 September 2025,” jelasnya.
Dengan adanya rekrutmen ini, diharapkan dapat menjawab kebutuhan tenaga pendidik sekaligus memberikan kepastian status kerja bagi ribuan honorer di Kabupaten Sumedang.***
