Berita Terkini

Perkuat Sinergi, Bupati Dony Ahmad Munir Ajak Kades Se-Sumedang Wujudkan Visi Membumi 2026

SUMEDANG, Wplus62.com – Ratusan kepala desa se-Kabupaten Sumedang memadati Gedung Serba Guna Tegar Beriman, Desa Cikoneng Kulon, Kecamatan Ganeas, pada Kamis (23/04/2026). Ajang Halal Bihalal Kepala Desa se-Kabupaten Sumedang ini  mengusung misi besar: “Menuju Sumedang 2026 Membumi, Kadeuleu, Karampa, Karasa.”

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, memimpin langsung gelaran yang diinisiasi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sumedang tersebut. Turut hadir mendampingi Bupati antara lain Wakil Bupati Sumedang, M.Fajar Aldila, Ketua Komisi I DPRD, Asep Kurnia serta Kepala Kejaksaan Negeri, Sarta hingga jajaran DPMD Provinsi Jawa Barat.

Desa Kuat, Fondasi Negara Kokoh

Ketua Apdesi Kabupaten Sumedang, Welly Sanjaya, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni pasca-Lebaran. Menurutnya, pertemuan ini adalah langkah strategis untuk mengunci kolaborasi lintas sektor.

“Kita memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kolaborasi mulai dari level desa hingga provinsi. Jika desa kuat, maka kecamatan, kabupaten, hingga negara pun akan ikut kuat,” ujar Welly dalam sambutannya.

Welly juga mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Daerah selama ini yang dinilai sangat berpihak pada penguatan tata kelola pemerintahan desa.

Bupati Sumedang: Bersihkan Hati, Pacu Pelayanan Publik

Dalam arahannya yang tajam, Bupati Dony Ahmad Munir menekankan bahwa makna hakiki halal bihalal adalah penyucian diri untuk menyongsong target pembangunan yang lebih progresif.

“Halal bihalal adalah ruang untuk membersihkan hati dan memperkuat tekad melangkah bersama membangun daerah,” ungkap Dony.

Tak hanya memberikan arahan, Bupati juga menunjukkan sisi kerendahan hatinya dengan menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada seluruh kepala desa atas segala kekurangan kebijakan maupun pelayanan selama masa kepemimpinannya.

Poin-Poin Instruksi Bupati Sumedang kepada Para Kades:

  • Perkuat Kolaborasi: Menghilangkan ego sektoral antar instansi.
  • Akselerasi Pelayanan: Mewujudkan pelayanan publik yang cepat, efektif, dan transparan.
  • Jaga Integritas: Menjaga kepercayaan masyarakat sebagai ujung tombak pemerintahan.
  • Wajah Nyata Pemerintah: Menjadikan desa sebagai cerminan kesuksesan pembangunan kabupaten.

Menuju Sumedang 2026

Kegiatan ini berakhir dengan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan Sumedang yang lebih harmonis dan berkelanjutan. Sinergi pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan harus mampu menyentuh aspek terkecil di masyarakat, sejalan dengan semangat visi ‘Membumi’ yang menjadi tema utama tahun ini.***

Penulis: Haji Ii RP Editor: Saeful Ridwan