SUMEDANG, Wplus62.com — Langkah besar untuk memangkas angka putus sekolah di Kabupaten Sumedang mulai bergulir. Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menyiapkan dua Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri baru, yakni SMAN Paseh dan SMAN Pamulihan. Fasilitas anyar ini ditargetkan mulai beroperasi penuh tahun depan demi meluaskan akses pendidikan masyarakat.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, membagikan kabar menyejukkan ini langsung usai melantik pengurus OSIS Kabupaten Sumedang di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (27/7/2026).
“Insyaallah tahun depan Kabupaten Sumedang akan memiliki tambahan dua SMA negeri baru. Ini menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama anak-anak kita yang ingin melanjutkan ke jenjang SMA,” tegas Dony optimis.
Strategi Pembangunan: Mengakselerasi Infrastruktur dan Perencanaan
Pemerintah daerah tidak membuang waktu. Pembangunan SMAN Paseh langsung mengebut tahun ini melalui penyiapan infrastruktur pendukung, sebelum akhirnya menggarap ruang-ruang kelas pada tahun depan.
Di sisi lain, SMAN Pamulihan kini tengah mematangkan proses perencanaan dan kelengkapan administrasi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadwalkan penyusunan rencana pembangunan fisik SMAN Pamulihan pada tahap perubahan anggaran mendatang. Oleh karena itu, pengerjaan fisiknya menyusul segera setelah seluruh dokumen rampung.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar proyek strategis ini berjalan mulus sesuai harapan,” tambah Dony.
Menembus Tembok Angka Partisipasi Sekolah
Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VIII Jabar, Sriyuda, membenarkan bahwa kehadiran dua sekolah ini menjadi senjata utama untuk mendongkrak indikator pendidikan di Sumedang.
Saat ini, rata-rata lama sekolah di Sumedang baru menyentuh angka 9,2 tahun. Sementara itu, Angka Partisipasi Sekolah (APS) masih tertahan di kisaran 86 persen.
“Artinya, ada sekitar 14 persen anak-anak Sumedang yang berhenti dan tidak melanjutkan sekolah dari SMP ke SMA. Oleh sebab itu, kami menghadirkan sekolah baru ini sebagai solusi konkret untuk meruntuhkan hambatan akses pendidikan tersebut,” pungkas Sriyuda.
Melalui ekspansi fasilitas pendidikan ini, Sumedang tidak hanya menambah bangunan fisik, tetapi juga sedang membuka jalan lebih lebar bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih cerah.***
