BANDUNG BARAT, W+62.COM – Bencana longsor dahsyat menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (24/1/2026). Tim penanggulangan bencana mengonfirmasi 8 warga tewas dan tengah mencari 113 orang hilang usai material tanah setinggi belasan meter menyapu pemukiman warga.
Longsor yang terjadi usai hujan ekstrem ini menghancurkan sedikitnya 30 unit rumah yang tersebar di wilayah RW 10 dan RW 11. Di tengah puing-puing kehancuran tersebut, satu unit rumah terpantau berdiri utuh tanpa kerusakan, meski bangunan di sekelilingnya rata dengan tanah.
Pencarian Besar-Besaran
Tim SAR gabungan, TNI, Polri, dan relawan kini menyisir tumpukan material untuk mencari 113 warga yang terjebak di bawah reruntuhan. Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menegaskan bahwa proses evakuasi menjadi prioritas utama meski terkendala medan yang curam dan tanah yang masih labil.
“Kami terus bergerak cepat. Pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan BPBD dan seluruh unsur terkait untuk menyisir lokasi. Prioritas kami adalah menemukan warga yang dilaporkan hilang,” tegas Asep saat meninjau langsung lokasi bencana.
Potensi Longsor Susulan
Pemerintah setempat juga telah menutup total akses jalan menuju titik longsor. Selain karena tumpukan batu dan lumpur yang menutup badan jalan, ancaman pergerakan tanah susulan masih sangat tinggi.
Asep Ismail mengingatkan warga untuk segera mengosongkan area lereng. Berdasarkan peringatan dini dari BMKG, cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kondisi hari ini memang seperti yang sudah diwanti-wanti oleh BMKG. Kami meminta warga meningkatkan kewaspadaan dan segera menuju posko pengungsian yang telah kami siapkan jika hujan kembali turun,” tambahnya.













