Berita Terkini
Tak Berkategori  

Bupati Dony: Dengan Pendekatan Pentaheliks, Intervensi Kemiskinan di Kabupaten Sumedang Harus Turun

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat menyampaikan pemaparan dalam Rapat Koordinasi Pengentasan Kemiskinan di Gedung Negara Sumedang pada Selasa (16/12/2025)

SUMEDANG, W+62.COM– Rapat Koordinasi Pengentasan Kemiskinan melalui Pendekatan Graduasi berlangsung di Gedung Negara Sumedang, pada Selasa (16/12/2025).

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Acara yang diikuti oleh stakeholder Pemkab Sumedang, APDESI, FKBPD, Organisasi Kewartawanan, pengusaha serta kalangan akademisi yang berada di wilayah Kabupaten Sumedang.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Bupati Sumedang menyampaikan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial. Melalui pendekatan graduasi, penanganan kemiskinan harus dirancang secara terencana, terukur, dan bertahap.

Dalam pemaparannya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menuturkan, pengentasan kemiskinan sejatinya adalah upaya menjaga martabat manusia dan tidak boleh dilakukan setengah hati.

Baca Juga  Bupati Sumedang Memimpin Langsung Rakor Forkopimda Pasca Meninjau Bendung Cihamerang Rancakalong

Karena itu menurut Bupati Dony, seluruh kebijakan dan program pemerintah daerah harus benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat miskin, bukan sekadar rutinitas administratif.

Ia menekankan pentingnya bekerja berbasis data, yang disertai kepekaan hati dan keberanian untuk melakukan perubahan.

“Kami sudah tahu kantong kemiskinan, by name by address. Maka tidak boleh ada lagi program yang tidak berdampak pada pengentasan kemiskinan,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati Dony, kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang tidak dapat ditangani secara sektoral. Dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur pentaheliks pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media agar setiap intervensi saling menguatkan dan tepat sasaran.

Baca Juga  Bupati Sumedang Ungkap Solusi Cepat Bencana Longsor di Kecamatan Surian

Bupati Sumedang itu juga menegaskan, pendekatan graduasi dipilih karena lebih membumi dan relevan dengan kondisi keluarga miskin.

Pendekatan ini dilakukan secara bertahap, terencana, dan terukur, dengan tujuan mendorong keluarga penerima bantuan keluar dari garis kemiskinan melalui pendampingan dan pemberdayaan ekonomi.

“Bantuan itu sementara, tapi kemandirian harus berkelanjutan,” katanya.

Melalui Rakor ini, tambah Bupati Dony, sejumlah hasil strategis berhasil dirumuskan, di antaranya teridentifikasinya kelompok sasaran prioritas beserta kebutuhan intervensi yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga  Ikhtiar Pemkab Sumedang Dibalik Program Sekolah Rakyat Terintegrasi (SKT) 4: Salah Satu Pemutus Kemiskinan

Lalu, tersusunnya peta kolaborasi lintas sektor, serta menguatnya komitmen pendampingan melalui sinergi data dan peningkatan kapasitas pendamping sosial dan ekonomi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima