Berita Terkini

Anggaran Dipangkas, Bupati Dony Amankan Rp90,3 Miliar untuk Jalan dan Lampu Penerangan Sumedang

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir

SUMEDANG, W+62.COM – Meski harus menghadapi pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp204 miliar, Pemerintah Kabupaten Sumedang tetap menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai skala prioritas utama pada tahun 2026.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengambil langkah efisiensi ketat agar urusan jalan dan jembatan tetap mendapat alokasi anggaran yang maksimal.

Berdasarkan data Pendapatan Daerah tahun 2026 yang mencapai Rp2,750 triliun, Pemkab Sumedang mengalokasikan Belanja Daerah sebesar Rp2,758 triliun. Dari angka tersebut, sektor infrastruktur mendapat porsi signifikan guna mendorong pemulihan ekonomi masyarakat.

Rincian Penggunaan Anggaran Infrastruktur

Sesuai dengan Perbup Sumedang No. 103 Tahun 2025, Pemkab Sumedang mengucurkan total Belanja Modal sebesar Rp207,52 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp90,3 miliar dialokasikan khusus untuk infrastruktur serta sarana prasarana jalan dengan rincian sebagai berikut:

  1. Rehabilitasi Jalan dan Jembatan: Menjadi prioritas terbesar dengan anggaran Rp69,67 miliar.
  2. Pemeliharaan Jalan dan Jembatan: Dialokasikan sebesar Rp7,37 miliar untuk memastikan kondisi jalan tetap prima.
  3. Penerangan Jalan Umum (PJU):
  • Pemeliharaan, operasional kendaraan, dan pembayaran listrik PJU dianggarkan sebesar Rp8,95 miliar.
  • Rehabilitasi dan pemasangan titik PJU baru mendapat alokasi Rp4,31 miliar.

Memastikan Roda Ekonomi Tetap Berputar

Bupati Dony menegaskan bahwa perbaikan jalan merupakan kunci utama untuk menggerakkan ekonomi warga. Jalan yang bagus akan mempermudah petani mengangkut hasil panen, memperlancar jalur logistik UMKM, dan meningkatkan keamanan warga saat berkendara di malam hari berkat optimalisasi PJU.

“Efisiensi ketat kami lakukan pada belanja lain, namun untuk urusan jalan, kami tetap konsisten. Infrastruktur yang mantap adalah modal utama bagi kesejahteraan rakyat Sumedang,” pungkasnya.

Komitmen Nyata untuk Rakyat

Bupati Dony membuktikan bahwa keterbatasan anggaran tidak akan menghentikan langkah pemerintah untuk melayani masyarakat. Beliau memangkas biaya birokrasi yang tidak mendesak dan mengalihkan dana tersebut langsung ke perbaikan jalan serta penerangan umum.

Langkah berani ini memastikan petani lebih mudah mengangkut hasil panen, pelaku UMKM lebih cepat mengirim barang, dan warga lebih aman berkendara pada malam hari. Melalui alokasi dana yang transparan ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memacu roda ekonomi daerah agar tetap tumbuh kuat di tengah tantangan finansial.***