Berita Terkini

Viral! Kapolres dan Bupati Sumedang Kawal Langsung Anak Pemulung Masuk Sekolah

Bupati dan Kapolres Sumedang dampingi Fikri anak pemulung masuk sekolah pada Senin (30/3/2026)
Bupati dan Kapolres Sumedang dampingi Fikri anak pemulung masuk sekolah pada Senin (30/3/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com – Aksi nyata kepedulian sosial mengguncang Kabupaten Sumedang. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir bersama Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika  turun langsung mendampingi Fikri Ibrahim (4), anak pemulung yang sempat viral di media sosial, untuk mulai mengenyam pendidikan pada Senin (30/3/2026).

Langkah kolaboratif ini menjadi bukti kuat bahwa pemerintah daerah dan kepolisian tidak membiarkan satu pun anak kehilangan hak belajarnya. Keduanya menyambangi Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Sumedang di Desa Rancamulya untuk memastikan Fikri mendapatkan fasilitas pendidikan terbaik.

Banjir Dukungan untuk Masa Depan Fikri

Tak sekadar mendampingi, Bupati dan Kapolres menyerahkan paket lengkap perlengkapan sekolah, mulai dari seragam, tas, hingga alat tulis. Interaksi hangat terlihat saat keduanya berbincang dengan Fikri dan keluarganya guna membangkitkan semangat sang bocah.

“Kami bergerak bersama untuk menjamin setiap anak Sumedang, tanpa terkecuali, mendapatkan hak pendidikan yang layak,” tegas Bupati Dony Ahmad Munir di sela peninjauan fasilitas asrama dan ruang kelas.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir didampingi sejumlah pejabat terkait dan Kapolres Sumedang saat mengantar Fikri ke Sekolah Rakyat di Rancamulya Sumedang pada Senin (30/3/2026)

Bantuan Lintas Sektor: Dari Rumah Hingga Modal Tunai

Kasus Fikri memicu gelombang bantuan dari berbagai instansi. Selain kepastian pendidikan, keluarga Fikri menerima dukungan masif untuk memperbaiki taraf hidup:

  • PMI Sumedang: Bantuan pembangunan rumah layak huni.
  • Dinas Sosial: Penyaluran paket sembako.
  • PEKKA: Hibah modal sebesar Rp5 juta.
  • Dinas Pendidikan: Bantuan tunai sebesar Rp1 juta.

Polri Hadir untuk Kemanusiaan

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menegaskan bahwa peran Polri kini melampaui urusan keamanan. Kehadirannya merupakan bentuk dukungan terhadap program sosial dan masa depan generasi muda.

“Kami ingin memastikan anak-anak seperti Fikri memiliki tangga untuk meniti masa depan yang lebih cerah. Pendidikan adalah kuncinya,” ujar Kapolres Sandityo.

Acara yang dihadiri sekitar 50 perwakilan dari unsur TNI, Pemerintah Daerah, dan tokoh masyarakat ini ditutup dengan komitmen bersama: Tidak boleh ada lagi anak di Sumedang yang putus sekolah karena kendala biaya.***