SUMEDANG, W+62.com- Ribuan ulat bulu ukuran jumbo mengancam warga di Jalan Cagak, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Hal itu tentu saja membuat resah warga selama tiga hari terakhir ini.
Tak hanya memenuhi pepohonan, tetapi mulai memasuki ke area jalan hingga permukiman warga.
Menurut tokoh masyarakat Desa Sukajadi, Dede Suhendar, situasi ini telah membuat warga merasa cemas dan ketakutan, terutama banyak warga yang memiliki fobia terhadap ulat.
“Serangan ulat bulu dengan jumlah ribuan ini sangat mengganggu aktivitas kami. Malah, ada warga yang sampai takut keluar rumah dan mengganggu aktivitas sehari-hari,” ujar Dede di salah satu warung kopi di Kecamatan Darmaraja, Senin (19/5/2025) sore.
Dede menyebutkan, serangan ulat bulu pertama kali terlihat di pohon jambu mete. Lalu, sehari berikutnya, jumlah ulat bulu semakin banyak dan mulai berpindah ke pohon-pohon lain hingga mendekati rumah-rumah warga.
“Yang bikin khawatir, jumlahnya Sangat banyak dan penampakannya cukup menggelikan. Ini, membuat sebagian warga merasa tidak nyaman,” tutur Dede.
Dikatakan Dede, mayoritas warga Desa Sukajadi merupakan petani yang bercocok tanam sayur mayur. Sehingga, dengan adanya serangan ulat bulu berukuran besar ini membuat warga resah dan jadi ancaman serius.
“Kami telah melaporkan kejadian ini ke pemerintah desa, dan dari desa katanya sudah diteruskan ke UPTD Pertanian,” ujar Dede.
Namun hingga saat ini, belum ada tindakan konkret dari instansi terkait. Bahkan, laporan yang diajukan ke pihak pemadam kebakaran pun belum membuahkan hasil. Karena, keterbatasan alat penyemprotan khusus serangga.
“Kami berharap, pihak terkait bisa segera turun tangan. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi potensi ancaman bagi kesehatan lingkungan,” jelasnya.
Selain itu, warga juga berharap agar dinas terkait melakukan penanganan secara serius untuk mengatasi serangan ulat bulu yang tiba-tiba ini.***
