SUMEDANG, Wplus62.com – Antusiasme masyarakat Sumedang terhadap olahraga renang melonjak tajam. Hal ini terlihat jelas saat Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, membuka gelaran bergengsi Sumedang Aquatic Championship 2026. Kompetisi yang memperebutkan Piala Bupati dan Wakil Bupati Sumedang ini sukses menyedot perhatian ratusan peserta dan pengunjung di Kolam renang Yadika Tanjungsari Sumedang pada Sabtu (16/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Dony mengapresiasi tinggi kecintaan anak-anak Sumedang terhadap olahraga air ini. Menurutnya, berenang bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sarana krusial untuk menjaga kesehatan, mendukung pertumbuhan tubuh, dan mendulang prestasi emas bagi daerah.
Dari Konten Positif Hingga Jiwa Kompetitif
Lebih lanjut, Bupati Dony menyoroti fenomena positif di media sosial saat ini. Ia mengaku bangga melihat anak-anak muda Sumedang yang kini lebih gemar membagikan aktivitas produktif mereka.
“Saya sangat senang melihat postingan anak-anak sekarang. Tidak ada lagi pamer kesenangan yang sia-sia. Sebaliknya, mereka bangga mengunggah momen saat jogging, bersekolah, bersepeda, tinju, dan tentu saja berenang,” ujar Bupati Dony di tengah gemuruh tepuk tangan penonton.
Selain itu, ia menegaskan bahwa kompetisi ini menjadi wadah terbaik untuk membentuk mental tangguh generasi muda. Melalui kejuaraan ini, anak-anak akan belajar memupuk jiwa kompetitif dan sportivitas sejak dini. Menurutnya, kemajuan dan perubahan besar tidak akan pernah tercipta tanpa adanya keberanian untuk berkompetisi secara sehat.

Mencetak Atlet Kelas Dunia dari Kolam Sumedang
Pemerintah Kabupaten Sumedang menaruh harapan besar pada ajang yang diikuti oleh lebih dari 887 peserta ini. Bahkan, Bupati Dony optimis bahwa kolam renang di Sumedang kelak akan melahirkan bintang-bintang baru yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
“Tidak ada yang mustahil! Dari kejuraan ini, kita berharap lahir peraih medali emas Olimpiade, Asian Games, SEA Games, hingga PON yang membawa nama harum Sumedang,” tegasnya dengan penuh optimisme.
Untuk mendukung keberlanjutan prestasi tersebut, Bupati Dony berkomitmen penuh (all-out) dalam memajukan cabang olahraga renang di Sumedang. Sebagai bentuk nyata dukungannya, ia langsung memberikan bantuan dana tambahan senilai Rp10 juta kepada panitia untuk menyukseskan gelaran rutin tahunan ini.
Tidak Ada Pecundang, Semua Adalah Pembelajar
Menutup sambutannya, Bupati Dony menyampaikan sebuah pesan motivasi yang mendalam bagi seluruh atlet yang bertanding. Ia menyatakan bahwa dalam kamus kepemimpinannya, tidak ada istilah pemenang dan pecundang.
“Saya tidak menganut prinsip the winner and the loser (pemenang dan pecundang). Bagi saya, yang ada hanyalah the winner and the learner (pemenang dan pembelajar). Semua anak-anakku yang ikut bertanding hari ini adalah pemenang,” pungkasnya.
Selain bernilai prestasi, ia juga mengingatkan para orang tua bahwa mengantarkan anak berolahraga renang memiliki nilai ibadah yang besar, sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung tumbuh kembang anak melalui olahraga.***













