Berita Terkini

GBLA Resmi Dikontrak Persib 30 Tahun, Umuh Muchtar: Memohon Patahkan Mitos Tak Pernah Menang di GBLA

Sinergi Persib & GBLA: Sukses Mengukir Prestasi

BANDUNG, W+62.com- Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang berada di Gedebage Bandung, telah rampung direnovasi.

PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) selaku manajemen dari Persib, resmi menjadi pengelola. Tak tanggung-tanggung, pengelolaan stadion berdurasi selama 30 tahun.

Dalam acara serah terima, PT PBB menggelar syukuran bertajuk ‘Sinergi Persib & GBLA: Sukses Mengukir Prestasi’ di Stadion GBLA, Gedebage Bandung pada Kamis (12/12/2024).

Hadir dalam acara itu, jajaran pejabat daerah, pelatih dan offisial serta para pemain.

Meskipun Stadion GBLA dianggap momok menakutkan oleh para tim yang menjadikannya sebagai home base termasuk Persib Bandung, yang beranggapan tak pernah bagus jika berkandang di sana dibandingkan dengan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Soreang Kabupaten Bandung.

Komisaris PT PBB, Umuh Muchtar mencoba mematahkan mitos tersebut dan mengajak untuk berdoa kepada Allah SWT agar tidak ada lagi mitos itu.

“Kita memohon kepada Yang Maha Kuasa, meminta, jadi tidak ada mitos-mitos di GBLA. Mulai dari sekarang setiap pertandingan kita menang, menang, menang,” kata Umuh di Bandung.

Umuh berharap mitos itu bisa sirna dan berbalik arah memberikan kemenangan kepada tim kebanggaan Bobotoh.

Harapan Bobotoh Bersatu Seperti Dulu

Umuh juga meminta, kehadiran suporter dan Bobotoh di tribune penonton juga selalu dinantikan oleh Marc Klok cs.

Inshaallah penonton akan lebih banyak lagi, kembali seperti dahulu. Tidak ada lagi kesulitan tiket, kita bisa menyatu lagi ya,” tuturnya.

Sepanjang musim ini, memang belum sepenuhnya bangku penonton dipenuhi suporter, terlebih ada kelompok suporter yang masih melakukan boikot.

“Saya sangat mengharapkan lagi ada Viking, ada Bomber kembali lagi bersama-sama dengan Persib,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Umuh juga meminta kepada Bobotoh untuk menahan diri tidak datang menyaksikan saat Persib tanding di luar kandang.

Hal ini sesuai dengan regulasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang masih melarang suporter untuk away.

“Kalau ada pertandingan keluar (tandang) bertahan dulu, sebelum ada perubahan regulasi ya, sebelum ada perubahan boleh lagi nonton di luar, tahan dulu ya jangan dipaksakan,” terang dia.

Umuh Muchtar berharap Persib kembali juara di Liga 1/ 2024-2025, meskipun dalam perjalanan musim ini sejumlah masalah mendera Persib.***