SUMEDANG, W+62.COM – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, bergerak cepat memastikan kelancaran proyek strategis nasional di wilayahnya. Ia meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Sumedang di Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, pada Rabu (14/1/2026).
Bupati melakukan peninjauan ini untuk mengawal progres awal pembangunan agar tetap berjalan sesuai rencana. Langkah tersebut menjadi tindak lanjut setelah Presiden RI meresmikan groundbreaking secara serentak dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sehari sebelumnya.
Target Rampung Juni Melalui Skema Akselerasi
Saat ini, para pekerja tengah mematangkan lahan dan melakukan pengurugan sebagai tahap persiapan awal. Bupati Dony menegaskan bahwa proyek ambisius dengan anggaran sekitar Rp234 miliar ini menuntut percepatan luar biasa.
“Saya melihat langsung ke lokasi untuk memastikan bahwa pembangunan SR Sumedang benar-benar sudah berjalan. Alhamdulillah, pekerjaan persiapan sudah dimulai,” ujar Dony di sela-sela kunjungannya.
Pemerintah menargetkan ini rampung pada Juni 2026. Sebagai salah satu proyek tahap pertama (base pertama) di Indonesia, SR Sumedang menggunakan skema akselerasi pembangunan agar fasilitasnya segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Fasilitas Mewah dan Sentuhan Budaya Lokal
Bupati menjelaskan bahwa SR Sumedang akan tampil sebagai kawasan pendidikan terpadu yang sangat representatif. Selain asrama dan ruang kelas, kawasan ini bakal memiliki fasilitas super lengkap, mulai dari:
- Gedung serbaguna dan kantin.
- Lapangan sepak bola dan basket.
- Rumah ibadah lintas agama.
- Clean House dan Sarana Penunjang lainnya.
Meski modern, Bupati Dony memberikan catatan khusus agar kontraktor tetap mengusung identitas lokal. Ia meminta para ahli merancang ornamen khas Sumedang pada area gerbang dan lokasi strategis lainnya sebagai pembeda.
“Saya minta ada diferensiasi. Ornamen budaya Sumedang harus terasa, sehingga menjadi ciri khas yang membanggakan,” tegasnya.
Dongkrak Ekonomi Lokal dan Akses Strategis
Kehadiran Sekolah Rakyat di Ujungjaya tidak hanya soal mencetak generasi berprestasi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi. Bupati memproyeksikan penyerapan tenaga kerja lokal yang besar, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional dapur sekolah dan UMKM di sekitar lokasi.
Secara geografis, SR Sumedang menempati posisi yang sangat premium. Lokasinya berada tepat di persimpangan Tol Cisumdawu dan Tol Cipali, serta hanya berjarak 8–10 kilometer dari Bandara Kertajati. Kedekatan akses dengan kawasan industri Patimban dan Cirebon semakin memperkuat nilai strategis sekolah ini.
“Mohon doanya agar pembangunan lancar, semua pekerja sehat, dan proyek ini selesai tepat waktu pada Juni nanti,” pungkas Bupati Dony.
