Berita Terkini

IGRA Kabupaten Sumedang Gelar Rangkaian Milad ke-23, Perkuat Silaturahmi dan Kualitas Guru RA

Rangkaian Kegiatan Milad ke-23 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) di GOR Tdajimalela Sumedang pada Sabtu (18/10/2025)

SUMEDANG, W+62.COM– Dalam rangka memperingati Milad ke-23, Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Sumedang menggelar berbagai kegiatan dan perlombaan yang melibatkan guru serta peserta didik dari seluruh Raudhatul Athfal (RA) di Sumedang di GOR Tadjimalela Sumedang, pada Sabtu (18/10/2025).

Ketua DPD IGRA Kabupaten Sumedang, Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan milad tahun ini diselenggarakan secara bertahap, dengan berbagai agenda yang melibatkan guru, siswa, dan masyarakat umum.

“Rangkaian Milad ke-23 ini dimulai dari lomba-lomba anak, kemudian lomba karya tulis ilmiah untuk guru, donor darah, pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dari Disdukcapil, serta pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA). Nanti puncaknya akan kita laksanakan Tabligh Akbar di Alun-alun Sumedang,” ujar Rahmat.

Kegiatan hari ini, lanjut Rahmat, berlangsung penuh antusiasme sejak pagi. Acara dibuka oleh Kasi Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, didampingi para Koordinator Pengawas (Korwas) dan Pengawas Bina, serta dihadiri oleh seluruh Ketua PC IGRA dari 10 kecamatan se-Kabupaten Sumedang.

Ketua DPD IGRA Kabupaten Sumedang, Rahmat Hidayat,

Ajang Kreativitas dan Penguatan Silaturahmi

Ribuan guru dan peserta didik RA turut memeriahkan suasana dengan berbagai lomba edukatif dan kreatif. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan anak-anak RA, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antar guru dan lembaga pendidikan.

“Harapannya, kebersamaan ini bisa memperkuat dan mengukuhkan kembali tali silaturahmi serta meningkatkan kualitas guru RA di Kabupaten Sumedang,” tambahnya.

Melalui peringatan Milad ke-23 ini, IGRA Kabupaten Sumedang ingin menegaskan komitmennya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam dunia pendidikan anak usia dini berbasis nilai keislaman.

Rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai pihak juga menjadi wujud sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing.***