SUMEDANG, W+62.COM– Dalam upaya menyukseskan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Polres Sumedang melaksanakan penanaman 15 ribu Ubi Cilembu dalam Polibag di lahan belakang Mapolres Sumedang pada Rabu (15/10/2025).
Acara penanaman ubi Cilembu dalam Polibag ini dilakukan pula secara serentak di 26 kecamatan se-kabupaten Sumedang, melibatkan Forkopimcam dan dilakukan secara daring.
“Launching penanaman ubi Cilembu dalam Polibag ini bukan sekadar gaya-gayaan ataupun Flexing,” ungkap Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika.
AKBP Sandityo menuturkan, latar belakang kegiatan penanaman ubi Cilembu dalam media tanam polibag merupakan bentuk pelestarian varietas unggulan Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang yang tidak dapat ditanam di daerah lain.
“Masyarakat khususnya di Indonesia bahkan saya pun baru tahu kalau ubi Cilembu ini asalnya dari Cilembu setelah jadi Kapolres Sumedang. Sebelumnya saya hanya tahu ubi Cilembu ini dari Bogor malah bukan dari Sumedang,”katanya.

Varietas Langka
Dengan semangat dan didukung oleh para petani asli Cilembu dan Kepala Desa, tambah Sandityo, juga dihadirkan pengusaha, para eksportir Ubi Cilembu untuk memotivasi.
“Ubi Cilembu ini kurang dikenal masyarakat sebagai asli Sumedang atau asli Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan. ubi ini juga menjadi barang yang langka sehingga mahal harganya,” ujarnya.
Kapolres Sumedang memberikan gambaran secara teknis, bagaimana melakukan penanaman varietas ubi Cilembu ini bisa dikembangkan dan berhasil tepat guna.
“Jangan berpikir, ubi Cilembu ini hanya bisa ditanam di tanah luas yang sifatnya hamparan. Tetapi kita coba berusaha untuk mengedukasi, 15.000 ubi Cilembu yang ditanam di dalam polibag itu setara dengan 3/4 hektar, atau sama dengan 4 hektar jika ditanam di lokasi lahan kebun biasa,” tuturnya.

Melibatkan Potensi Generasi Milenial
Oleh karena itu, Kapolres Sumedang mengajak peran serta para generasi muda untuk bersama-sama mengembangkan dan membudidayakan ubi Cilembu ini.
Adapun pada kesempatan kali ini, sambung Sandityo, Mojang dan Jajaka para duta muda kita agar tidak malu untuk terjun ke kebun, dan sawah.
“Dalam agrobisnis utamanya ubi Cilembu ini, memiliki potensi keuntungan yang luar biasa sehingga disukai, diminati tidak hanya di Indonesia tetapi di negara-negara luar negeri contohnya Jepang Korea Hongkong Malaysia Eropa dan negara-negara Arab,” jelas Kapolres Sumedang.
Ia berharap para muda-mudi petani milenial ini, mampu berpikir dan terus percaya diri, bahwa tidak perlu lahan luas untuk menanam ubi Cilembu. “Cukup di dalam polibag kemudian dikumpulkan dalam satu tempat dengan perawatan-perawatan yang mudah,” jelasnya.
Dikatakan AKBP Sandityo, perlu diketahui juga bahwa menanam ubi Cilembu ini tidak serumit tanaman lainnya. Cukup hanya satu kali pemupukan menggunakan koi kambing yang diberi EM4.
“Kemudian pada saat pertengahan bulan, jika polibag-nya itu sudah mengeras, digemburkan menggunakan tangan di tepuk-tepuk sehingga tanahnya subur kembali. Artinya ini merupakan hal yang wajib dicoba oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dengan program menanam ubi Cilembu dalam Polibag ini, Kapolres Sumedang optimis bisa terwujud. Ia menyampaikan dalam program ini dibantu oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang beserta jajaran para Penyuluh Pertanian.
Apresiasi Wabup Sumedang
Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila mengapresiasi upaya Polres Sumedang, yang menggelar penanaman 15.000 ubi Cilembu yang ditanam melalui polibag yang dilakukan juga serentak oleh jajaran Polsek yang ada di Kabupaten Sumedang.
“Kami atas nama pemerintahan Kabupaten Sumedang sangat mengapresiasi, karena ini juga salah satu atau Asta citanya Pak Presiden yaitu ketahanan pangan,” ungkapnya.
Wabup Fajar menuturkan, bidang pertanian merupakan fokus utama Pemkab Sumedang, dimana untuk tahun 2026 nanti akan fokus juga ke pertanian. “Jadi memang kita fokusnya tidak ada suatu alasan terkait efisiensi anggaran untuk pertanian ya,”katanya sambil menunjuk kepada Kadis Pertanian, Tono Suhartono.
Begitu juga dengan melibatkan petani milenial, Wabup Fajar berjanji akan mengkolaborasikan bersama Universitas Winaya Mukti (Unwim), anak-anak muda dan para pengusaha ubi Cilembu.
“Sektor mana saja yang bisa kita fasilitasi, memanfaatkan lahan-lahan kosong yang ada di Kabupaten Sumedang agar berdaya guna dan berhasil guna,” jelasnya.
Wabup Fajar menyebutkan, fokusnya di pertanian dan peternakan, mereka bisa gaung, bagaimana nanti mereka bisa mengeksploitasi suatu lahan kosong ya syukur-syukur bisa kita tanamkan ubi.
Kegiatan launching penanaman ubi Cilembu dalam polibag di area belakang Mapolres Sumedang itu diakhiri dengan menanam ubi secara simbolis oleh Kapolres, Wabup, Dandim 0610, Kadis Pertanian Sumedang dan Kepala Desa Cilembu.***

