Berita Terkini
Tak Berkategori  

Makanan Jemaah Haji Indonesia Disesuaikan Dengan Citarasa Nusantara, Jatah Makan Tiga Kali Sehari

MEKKAH, W+62.com- Para jemaah haji asal Indonesia dipastikan mendapatkan kebutuhan makan secara rutin tiga kali sehari, selama berada di Tanah Suci. Hal ini disampaikan oleh Maulana Malik Ibrahim, petugas bagian konsumsi Haji Indonesia 2025 untuk Arab Saudi, Minggu (25/5/2025).

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Jadwal penyajian makanan berlangsung pada pagi hari pukul 05.00–07.00 WAS, siang pukul 12.00–14.00 WAS, dan sore pukul 17.00–19.00 WAS.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Ia menjelaskan bahwa seluruh bahan makanan diimpor langsung dari Indonesia, lalu diproduksi dan dimasak di Arab Saudi oleh tenaga kerja asal Indonesia pula.

“Secara teknis saya kurang tahu, tapi yang jelas sebelum jemaah datang, makanan sudah tersedia. Rasanya enak dan sesuai dengan selera orang Indonesia. Kalau masakan Arab kan biasanya berbeda, kadang terlalu asin atau sambalnya bisa bikin sakit perut,” ujar Maulana.

Baca Juga  Wartawan PWI dan IJTI Sumedang Adu Skill Tahfidz Qur'an di Baznas Dalam Rangka Hari Kemerdekaan
Makanan untuk jemaah haji yang disiapkan Petugas bagian konsumsi haji menjamin, disesuaikan dengan citarasa Nusantara

Petugas juga memastikan, makanan yang disediakan telah disesuaikan dengan cita rasa khas Nusantara, mengingat banyak jemaah yang kurang cocok dengan makanan lokal Arab Saudi.

Belum Ada Keluhan 

Terkait keluhan dari para jemaah haji Indonesia, Maulana menyampaikan, hingga saat ini belum ada laporan berarti dari para Ketua Rombongan (Karom).

Alhamdulillah, para jemaah cukup puas. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini jauh lebih baik. Kami terus melakukan perbaikan dari waktu ke waktu,” tuturnya.

Baca Juga  Berkah Hari Juang TNI, Dua Warga Manula di Pamulihan Dapat Kursi Roda

Tahun ini, sistem penyediaan konsumsi dikelola oleh syarikah, yakni perusahaan lokal Arab Saudi yang ditunjuk langsung oleh pemerintah setempat. Meski demikian, Maulana mengakui masih ada tantangan dalam sinkronisasi data jemaah haji.

“Kadang ada data yang tidak sinkron, misalnya suami terdata di satu hotel, sementara istri di hotel lain. Akibatnya mereka tidak terdeteksi dalam sistem kami. Tapi sebagai bentuk pelayanan, kami tetap memberikan makanan sesuai permintaan,” jelasnya.

Dengan berbagai perbaikan yang terus dilakukan, pihak penyelenggara berharap pelayanan konsumsi kepada jemaah haji Indonesia dapat berjalan semakin baik dan memberikan kenyamanan selama menjalankan ibadah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima