Berita Terkini
Tak Berkategori  

Harga Bapokting di Sumedang Cenderung Stabil Diawal Tahun 2025

R. Somali : Harga Cabe Terus Naik, Minyak Goreng dan Telur masih Stabil

oppo_1026

SUMEDANG, W+62.com- Menjaga kestabilan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) kebutuhan masyarakat terus diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskop UKMPP).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Perdagangan, R. Somali saat dijumpai di ruang kerjanya, yang menyampaikan perkembangan harga Bapokting sebagai kebutuhan masyarakat di kabupaten Sumedang, pada Kamis (23/1/2025).

R. Somali, mengatakan, harga bahan pokok di Kabupaten Sumedang awal tahun 2025 ini, pada bulan Januari, cenderung stabil. Namun demikian, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama cabai dan bawang.

Disampaikan Somali, harga cabai merah dan cabai keriting di Sumedang mencapai Rp90 ribu hingga Rp95 ribu per kilogram, sedikit lebih tinggi dibandingkan beberapa daerah kabupaten tetangga.

“Kenaikan ini terjadi karena faktor cuaca. Curah hujan tinggi menyebabkan gagal panen pada komoditas cabai dan bawang merah. Selain itu, banyak hasil panen yang membusuk,” katanya.

R.Somali, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang

Untuk bahan pokok lainnya seperti beras, untuk ketersediaan di Kabupaten Sumedang sangat mencukupi. Harga beras juga terpantau stabil berkat dukungan dari Bulog yang turut membantu menjaga stabilitas harga. Sementara itu, harga tomat dan wortel hanya mengalami kenaikan tipis, sekitar Rp2.000 per kilogram.

Harga Minyak Goreng dan Telur Relatif Stabil

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan yang telah melakukan dua kali kunjungan ke Sumedang, untuk memantau harga minyak goreng dinilai positif.

“Harga minyak goreng di Sumedang saat ini cukup stabil, sekitar Rp15.700 per liter di tingkat distributor. Namun, di pengecer, harganya bisa mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter,” ujar Somali.

Sementara itu, harga telur mengalami penurunan. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp29 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, kini harga telur turun menjadi sekitar Rp27.500 hingga Rp28 ribu. Somali berharap stabilitas ini dapat bertahan hingga memasuki bulan Ramadan mendatang.

Dengan ketersediaan yang mencukupi dan intervensi pemerintah, diharapkan kebutuhan pokok warga khususnya di Kabupaten Sumedang tetap terpenuhi meski terdapat beberapa kendala di lapangan.***