SUMEDANG, W+62.COM– Wakil Bupati (Wabup) Sumedang, M.Fajar Aldila menyampaikan harapannya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pertanian di Kabupaten Sumedang, khususnya untuk tanaman kopi dan tembakau.
Dalam acara pemberian bantuan pupuk bagi Kelompok tani kopi dan tembakau serta penyerahan kunci kios pasar tembakau di Kantor UPTD Agrobisnis Kecamatan Tanjungsari Sumedang pada Selasa (25/11/2025).
Wabup Fajar yang menggunakan pakai Satpol PP menyampaikan ajakan kepada para petani untuk menerapkan Smart Farming di Sumedang.
“Secara bertahap diharapkan mampu menguasai sistem smart farming yang didominasi oleh peralatan digital saat ini,”katanya.
Wabup Sumedang yang didampingi Kadis Pertanian, Tono Suhartono dan Kadisnakertrans Taufik Hidayat Slamet menyebutkan, berbagai peralatan smart farming itu pada dasarnya menggunakan aplikasi yang disimpan dalam smartphone, sehingga petani bisa mempermudah dalam pengelolaan tanaman pertanian miliknya.
Selain program bantuan, Fajar memaparkan rencana pengembangan smart farming bekerja sama dengan PT Hiber Tech.
Regenerasi Petani
Oleh karena itu, sambung Fajar, kita harus meregenerasi petani milenial untuk turut andil dalam meningkatkan sektor pertanian di Kabupaten Sumedang.
“Regenerasi petani milenial tidak mudah, ditengah arus globalisasi moderen. Dan masalah ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja tapi di Jepang dan Korea pun demikian,” ujarnya.
Ia menyebutkan, teknologi ini memungkinkan proses pertanian dipantau secara digital, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga kondisi lahan melalui smartphone atau komputer.
Menurutnya, penerapan teknologi diharapkan mampu menarik minat petani milenial sekaligus memberikan motivasi bagi petani tradisional untuk beradaptasi.
“Jika teknologi bisa memancing minat anak muda menjadi petani, insyaallah hasilnya lebih baik. Memang sulit di awal, tapi tidak ada yang tidak bisa. Yang ada hanya mau atau tidak mau,” ucapnya.***
